Terlibat Penganiayaan, Oknum Yanma Polda Riau Ditahan Pasca Tewasnya Warga Siakhulu
Kronologis bermula tersangka Y (sipil) yang masih buron berteman dengan tersangka As (oknum polisi). Y minta tolong kepada As oknum polisi ini untuk mencari menemukan barang yang dicuri oleh korban. Minggu 8 September 2024 korban berada di Kualu diketahui para tersangka dan berlima meluncur ke Kualu dan bertemu dilakukan penganiayaan.
Lalu korban dibawa ke lokasi kedua jarak 15 menit dari lokasi pertama di Desa Durian Tandan Kampar di perkebunan sawit naik sepeda motor di sini korban dianiaya oleh dua tersangka lainnya yakni As dan Y. Korban lemas lalu dibawa ke nenek korban untuk mencari barang yang dicuri korban. Belum diketahui barangnya jenis apa. Di rumah nenek korban tak ditemukan barang dimaksud, korban yang lemas dibawa ke klinik terdekat. Klinik terdekat tak mampu, akhirnya dibawa ke RS Sansani Minggu 8 September 2024 sekira pukul 20.30. Setelah korban diantar di RS Sansani, para tersangka meninggalkan korban di RS Sansani dan pergi.
"Ini As anggota Polri yang tugasnya bukan melakukan penangkapan. Dan upaya paksa yang dilakukan As tidak dilengkapi dokumen sebagaimana tugas yang dilakukan penyidik. Tindakan ini tidak dilengkapi dokumen sebagaimana prosedur hukum yang berlaku kalau kehilangan sesuai aturan lapor ke kantor polisi. Jadi ini murni untuk kepentingan sendiri, kepentingan yang bersangkutan," kata Kombes Anom.
Korban Jamal (31) yang meninggal sesuai hasil pemeriksaan dokter disebabkan karena pukulan benda keras yang mengenai batang otak korban. Empat pelaku sipil lainnya adalah teman Y yang juga warga sipil saat ini kelimanya buron dan sedang diburu polisi. Adalah Y yang menelepon dan menyuruh teman-temannya datang ke Desa Kualu menemui dan menganiaya korban Jamal yang akhirnya meninggal.
Seperti diberitakan sebelumnya di tubuh almarhum Jamal (31 tahun) ditemukan luka lebam pasca penangkapannya. Warga Siakhulu Riau ini tewas setelah ditangkap Minggu (8/9/2024). Jamal 31 tahun, warga Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau yang diciduk diduga oleh aparat kepolisian karena diduga penyalahgunaan narkotika, informasinya satu orang sudah ditangkap.
Tulis Komentar