Larshen Yunus: Program Lapor Mas Wapres Jadi Harapan Masyarakat Indonesia
Aktivis Anti Korupsi yang baru-baru ini juga terpilih menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungan Rakyat Prabowo Gibran (GARAPAN) tegaskan, bahwa kehadiran pihaknya bukan sekedar ingin puji memuji Pemerintah, namun ada yang lebih penting daripada hal itu, yakni mengawal setiap kebijakan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran. Ketua Umum DPP GARAPAN itupun menyinggung instruksi dari Presiden Prabowo, yang terus meminta jajarannya untuk meninggalkan hal-hal yang bersifat feodalistik dan birokratis yang berbelit.
"Karena beban masalah masyarakat tidak direspons dengan cepat. Mungkin saja masih ada oknum Pejabat dan Aparat Penegak Hukum yang pekak, tidak ada kepastian hukum, masyarakat menjadi objek untuk dipermainkan, maka dari itu muncul Program Mas Wapres mendengar seperti saat ini, tapi harapan kami bisa maksimal ya, ada ujungnya! Jangan sekedar Lips Service saja, malu kita kalau program ini justru ternyata gimik saja, hanya sekedar pencitraan, semoga segala prasangka itu tidak benar," tutur Larshen Yunus.
Relawan Prabowo Gibran itu juga sampaikan kritik dan masukan yang membangun, agar pihak pegawai maupun staf di Istana Wakil Presiden bekerja dengan baik, benar dan profesional. Kasihan sama masyarakat, sudah jauh-jauh datang dari daerahnya masing-masing, ternyata setibanya di pintu Gerbang Kantor Istana Wapres justru diperlakukan seperti tidak manusiawi. Sudah 79 tahun Indonesia Merdeka, kualitas pelayanan publik masih menjadi permasalahan besar. Bagaimana mungkin mau ngurus kasus yang besar, wong pelayanan publik saja seperti ini, masyarakat bertumpuk di depan pintu gerbang, petugas yang bekerja di Kantor RI 2 justru lebih parah dari pelayanan petugas di Kantor Kelurahan maupun Desa. Kelihatan jelas persiapan kurang matang, prihatin kami dengan Mas Wapres, ide cemerlangnya justru tidak bisa di eksekusi dengan matang, bagi Ketua Larshen Yunus, para pegawai dan staf di Kantor Wapres terkejut, karena selama ini, sewaktu Wapresnya Ma'aruf Amin terkesan tidak bekerja, giliran masa Wapres Gibran mereka terkejut, biasa duduk-duduk, kerja buta dan terima gaji dari Negara! Ayo Revolusi Mental, DPP GARAPAN siap sedia mengawal Program Asta Cita dari Presiden Prabowo dan Wapres Gibran.
Diketahui bahwa Wapres Gibran menginisiasi Posko Pengaduan 'Lapor Mas Wapres' di Istana Wapres, Jakarta. Posko itu dibuka sejak Senin (11/11/2024) lalu.
Tulis Komentar