2,8 juta hektare sawit memasuki fase tanaman tua harus segera diremajakan

Akselerasi Kemandirian Pangan, PTPN Sasar Produksi Setengah Juta Ton Gabah melalui Program TAMPAN

Di Baca : 2878 Kali
Wakil Menteri BUMN Aminuddin Ma'aruf menaiki traktor zonder menghadiri dan meresmikan secara langsung program TAMPAN di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, tanam padi di sela program peremajaan tanaman sawit Jumat (29/11/2024) dan mengapresiasi inisiatif Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) bersama Sub Holding PTPN IV PalmCo itu. (Dok. Humas PTPN IV Regional III)
 

Dari luasan areal TAMPAN selama lima tahun mendatang itu, ia mengatakan PTPN berpotensi memproduksi sedikitnya setengah juta ton gabah atau 258.491 ton padi untuk masyarakat Indonesia.

Dalam peluncuran program TAMPAN, IPB University menyiapkan salah satu varietas padi gogo, Situ Bagendit. Rektor IPB University  Prof Arif Satria yang turut hadir dalam kegiatan itu menjelaskan bahwa varietas tersebut merupakan jenis yang dapat tumbuh di lahan sawah dan lahan kering.

"Benih ini memiliki beberapa keunggulan, mulai dari tahan terhadap penyakit blas, tungro, dan hawar daun bakteri, toleran kekeringan serta produktivitas rata-rata 4,0 ton GKP/ha di lahan kering dan 5,5 ton GKP/ha di lahan sawah," paparnya.

Ia menjelaskan bahwa kajian potensi intercropping padi gogo di lahan PSR ini mampu mendukung swasembada beras dengan potensi nasional mampu menghasilkan tambahan 1,1 juta ton beras melalui target peremajaan seluas 400.000 hektare pertahun.

Lebih jauh, ia juga berkomitmen agar program TAMPAN yang dilaksanakan PTPN di Kabupaten Siak Riau ini dapat berjalan dan diperluas. Ia menyebut IPB University akan mengerahkan mahasiswa dan dosen untuk terlibat aktif dalam penelitian dan pengembangan di lapangan. Selain itu, ia juga menuturkan mengusung pendekatan smart agronomis serta artificial intelligence guna menyukseskan program itu.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar