jangan masukkan tangan ke persediaan air bersih

Saksi-saksi Yehuwa Mengajar Masyarakat tentang Bahayanya Wabah Penyakit

Di Baca : 1732 Kali

Pekanbaru, Detak Indonesia – Pada 11 Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi menyatakan COVID-19 sebagai ”pandemi”, dan sejak itu pandemi menjadi kata yang terkenal. Tapi, suatu penyakit global dimulai dari epidemi lokal. Menurut WHO, adanya peningkatan dari epidemi ke pandemi ”menggarisbawahi pentingnya memiliki sistem untuk mencegah, mendeteksi, dan tanggap terhadap wabah penyakit menular”.

Pada 27 Desember, Hari Internasional Kesiapan Menghadapi Epidemi akan diperingati. Hari ini ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 2020 untuk ”menekankan pentingnya pencegahan, kesiapan, dan kerja sama untuk mengatasi epidemi.”

Saksi-Saksi Yehuwa, yang mengantisipasi bahaya COVID-19 bahkan sebelum pemerintah memberlakukan pembatasan, sudah lama mengimbau masyarakat tentang manfaatnya menjaga kebersihan diri guna melawan akibat yang mematikan dari suatu penyakit.

”Organisasi kami berupaya untuk menjunjung tinggi standar kebersihan seperti yang dianjurkan dalam Kitab Suci,” kata Fernando Sances, juru bicara Saksi-Saksi Yehuwa.

”Kami sendiri sudah merasakan manfaatnya dan karena kami juga peduli kepada orang lain, selama bertahun-tahun kami menyediakan bahan informasi tercetak maupun online yang bisa bermanfaat bagi masyarakat juga.”







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar