PADI GOGO DITANAM DI SELA-SELA PEREMAJAAN SAWIT

Kemenko Pangan Proyeksi Padi di Areal PSR PTPN IV Regional III Hasilkan 50 Ton Gabah

Di Baca : 2536 Kali
Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Dr Ir Nani Hendiarti MSc saat meninjau pilot project program Tanam Padi Perkebunan Nusantara (Tampan) di areal seluas 20 hektare di Kabupaten Siak, Riau. Tampan merupakan program yang diusung PTPN dalam mendukung swasembada pangan melalui pola intercropping atau tumpang sari tanaman padi Gogo pada areal peremajaan sawit rakyat (PSR). (Dok. Humas PTPN IV Regional III)

Pekanbaru, Detak Indonesia-- Kementerian Koordinator Bidang Pangan mengapresiasi komitmen Holding Perkebunan Nusantara yang menginisiasi Program Tanam Padi Perkebunan Nusantara (Tampan) dengan melibatkan para petani mitra melalui penanaman padi gogo di sela-sela areal peremajaan sawit.

Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Dr Ir Nani Hendiarti MSc saat meninjau perkembangan lokasi pilot project program Tampan yang diinisiasi PTPN IV di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, mengatakan tanaman padi gogo di sela-sela hamparan sawit muda itu merupakan wujud nyata dukungan BUMN Perkebunan dalam mewujudkan program swasembada pangan nasional pada 2027 mendatang.

"Program Tampan PTPN ini merupakan inovasi yang sangat baik. Pola ini adalah yang pertama dilaksanakan di lahan peremajaan sawit. Hasilnya bisa kita lihat bersama, bulir-bulir padi telah muncul. Progresnya sangat baik sekali dan insya Allah bisa memproduksi 2,5 ton per hektare," kata Nani, Sabtu (8/2/2025).

Dengan progres pertumbuhan padi gogo yang terhampar di areal seluas 20 hektare di sela-sela tanaman sawit muda KUD Karya Maju dan ditanam dengan menggunakan bibit unggul hasil riset Institut Pertanian Bogor tersebut, ia yakin akan mampu menghasilkan 50 ton gabah kering saat musim panen tiba.

Meski begitu, dalam kunjungan yang turut dihadiri Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) Dwi Sutoro, Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo Irwan Peranginangin, serta jajaran Regional Management Regional III tersebut, Nani turut meminta agar potensi pada pilot project perdana program Tampan itu bisa dioptimalkan.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar