Saat Indonesia Sibuk Urusan Dalam Negeri

Indonesia Disalip Negeri Jiran, Malaysia Luncurkan Visit Malaysia 2026

Di Baca : 2603 Kali
Dari kiri ke kanan searah jarum jam, Gedung Merdeka Kuala Lumpur, peluncuran Visit Malaysia 2026, dan wisatawan asing menikmati kuliner di Bukit Bintang Kuala Lumpur, Malaysia. (Aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id)
 

Indonesia menyambut 13,9 juta wisatawan mancanegara pada 2024, menandai peningkatan signifikan dari 11,68 juta pengunjung yang tercatat pada 2023, Kementerian Pariwisata mengumumkan hal itu dalam siaran pers pada Sabtu lalu 8 Februari 2025.

Di trotoar disediakan air minum mineral gratis untuk warga dan wisatawan. Pemerintahan baik sekali kepada rakyat dan wisatawan.

Mengapa banyak turis asing yang datang ke Indonesia

Indonesia terkenal dengan kekayaan alam yang sangat indah baik dari kekayaan alam di daratan maupun di lautnya, Malaysia sedikit. Alam terbuka dengan berbagai karakteristik pariwisata pegunungan, gua, hutan, sungai, air terjun, pantai dan keindahan bawah laut semakin membuat warga asing senang mengeksplor  Indonesia. Tapi kenapa lebih banyak wisman ke Malaysia? Karena Sapta Pesona dan Sadar Wisata masyarakat sangat tinggi. Sangat jarang ada turis yang dirampok, dicelakai, dan sebagainya. Hampir setiap hari jalanan Kuala Lumpur dipenuhi turis asing yang berjalan kaki di pedesterian menikmati objek wisata kota seperti Bukit Bintang, Petaling Street, Batu Gaves, MLCC Part, Twin Tower, dan sebagainya. Mal dan Plaza, hotel terkoneksi dengan jalur transportasi massal. Lebih murah naik MRT, LRT di banding naik taksi. Baik jam sibuk pergi kerja atau pulang kerja, tiket MRT atau LRT tak dinaikkan. Tetap stabil. Di Jakarta ada keluhan warga pada jam sibuk pergi kerja dan pulang kerja, tiket dinaikkan.

Gedung Twin Tower Kuala Lumpur.

Lebih murah naik pesawat dari Pekanbaru-Kuala Lumpur hanya sekitar Rp350 ribu, pulangnya dari Kuala Lumpur ke Pekanbaru sekitar Rp600ribu. Tapi dari Pekanbaru ke Jakarta saat ini tiket pesawat mencapai jutaan rupiah. Maka orang Riau banyak berwisata ke Malaysia murah biayanya daripada ke Jakarta yang penuh polusi, rawan kamtibmas. Penduduk Jakarta bilang daripada berlibur ke Bali lebih baik ke Thailand sesekali ongkos hampir sama. (azf)







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar