Kolaborasi dengan Polri, PalmCo Optimalkan Lahan Replanting Sawit untuk Tanam Jagung
Menurut Jatmiko, pemanfaatan daerah hiaten dengan sistem tanam tumpangsari ini, didukung bahwa jagung dapat tumbuh baik di bawah intensitas cahaya yang rendah atau di bawah naungan tajuk yang tinggi.
“Untuk tahun 2025 ini, dari 20,9 ribu Ha kebun sawit yang diremajakan di lahan perusahaan, sebesar 3.000 Ha kita harapkan dapat ditanami jagung,” jelasnya.
Guna mengakselerasi, pelaksanaan penanaman jagung intercropping di areal peremajaan sawit tersebut PalmCo juga berkolaborasi dengan pihak kepolisian, pemerintahan daerah setempat maupun berbagai pihak terkait lainnya.
Seperti halnya tanam jagung perdana di lahan kelompok Tani Tunas Jaya RT 15 Kelurahan Paal Lima, Kota Jambi akhir Januari lalu yang berkolaborasi dengan Polda Jambi.
Wakapolda Jambi Brigjen Edi Mardianto mengapresiasi PalmCo dan menyatakan siap bersinergi dengan Perusahaan untuk mendukung astacita ketahanan pangan tersebut.
Tulis Komentar