Banjir Dijual Pedagang Kaki Lima

Mangga Impor Thailand Banjiri Kota Pekanbaru

Di Baca : 4658 Kali
Mangga import Thailand membanjiri Kota Pekanbaru, Riau, tak hanya dijual di Pasar Buah, Super Market, Mini Market, tapi juga dijual bebas oleh pedagang kaki lima di pinggir-pinggir jalan di Kota Pekanbaru, Sabtu petang (19/4/2025). (Aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id)

Pekanbaru, Detak Indonesia--Setelah Hari Raya Idul Fitri 1446 H, geliat ekonomi khususnya impor berbagai buah-buahan dari luar negeri mulai membanjiri pedagang kaki lima di pinggir-pinggir jalan di Kota Pekanbaru Riau hingga ke Pasar Buah Pekanbaru, super market, mini market, dan lain-lain.

Mangga Thailand yang berwarna orange/jingga yang warnanya menarik di pinggir-pinggir jalan di Kota Pekanbaru dijual pedagang Rp40.000 hingga Rp45.000 per kg.

Dekatnya Riau dengan jaringan laut internasional seperti perbatasan Bengkalis-Singapura, Dumai-Malaysia, Kepulauan Meranti-Malaysia memudahkan pasokan buah-buah impor dari negara seberang ke Riau dan Kota Pekanbaru.

Selain banjir mangga import Thailand di Kota Pekanbaru, buah apel, anggur, jeruk ponkan, dan jenis buah lainnya juga membanjiri kota Pekanbaru. Hampir mengalahkan keruk lokal dari Kampar Riau, Berastagi Sumut, dan lain-lain.

Ribut warga soal penangkapan dua kapal angkut mangga Thailand di perairan Sungai Apit 15 ton dan 60 ton di perairan Buton Riau Selasa lalu 15 April 2025 hingga kini belum diketahui apakah masuk secara resmi atau ilegal. Aparat Kanwil Ditjen Bea dan Cukai Riau belum memberi keterangan resmi saat dikonfirmasi awak media Rabu petang (16/4/2025). Demikian juga aparat Intel kepolisian apakah sudah menyelidiki asal-usul buah import yang kini membanjiri Kota Pekanbaru? Baik di kaki lima sampai ke Pasar Buah, Super Market, Mini Market? (azf)







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar