Saat ini fokus menjaga iklim investasi di Subang

Preman yang Ganggu Pembangunan Pabrik BYD di Subang Ditangkap

Di Baca : 1572 Kali

 

Dia menambahkan aksi premanisme itu terjadi saat pabrik BYD belum beroperasi secara aktif sebagai pabrik manufaktur kendaraan. BYD sedang dalam tahap pembangunan di Subang. Jadi secara operasional belum berfungsi, tetapi lalu lintas kendaraan, truk untuk mengangkut material, alat-alat bangun, dan lain-lain, konon kabarnya dapat gangguan.

Eddy menegaskan pemerintah perlu menindak tegas aksi premanisme yang dilakukan oleh ormas-ormas karena dapat menghalangi iklim investasi di tanah air.

"Jangan sampai kita ini punya target investasi yang tinggi, tetapi terhalang oleh aksi-aksi yang sesungguhnya bisa kita cepat atasi, asal penegakan hukumnya itu bisa dilaksanakan secara kuat," tegasnya.

Terpisah, Head of Marketing PR and Government Relation BYD Motor Indonesia, Luther T Panjaitan, 
mengatakan kondisi pembangunan pabrik berjalan sesuai dengan yang sudah direncanakan tanpa kendala.

"Hingga saat ini, seluruh proses persiapan dan pembangunan pabrik berjalan dengan baik," ujar Luther sebagaimana dikutip dari detikOto, Kamis (1/5/2025).







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar