menjadikan PalmCo sebagai peserta dengan jumlah penghargaan terbanyak

Kenalkan, Ini Teh PalmCo yang Dinobatkan sebagai Pemenang National Tea Competition 2025

Di Baca : 861 Kali
Teh Butong produksi PTPN IV PalmCo menyapu bersih enam penghargaan di National Tea Competition 2025 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Teh Indonesia dan diterima langsung oleh Regioan Head Regional II Budi Susanto. Direktur Utama PalmCo Jatmiko Santosa menyatakan penghargaan ini menjadi tambahan semangat setelah komoditas teh di Sumatera Utara itu mampu menjalankan program Turn Around yang ditetapkan sehingga membukukan laba perdana setelah hampir tiga dasawarsa. (Dok. Humas PTPN IV Regional III)

Yogyakarta, Detak Indonesia--Di tengah geliat transformasi industri teh nasional, Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Sub Holdingnya PTPN IV PalmCo kembali menorehkan prestasi dengan berhasil meraih pengakuan dalam ajang National Tea Competition (NTC) 2025 yang digelar oleh Asosiasi Teh Indonesia (ATI) pada Kamis (22/05) di Jogja Expo Center, Yogyakarta.

Teh Butong, yang diproduksi dari unit Bah Butong milik PTPN IV Regional II, tampil sebagai juara pertama untuk kategori Broken Pekoe (BP), mengungguli 91 sampel teh dari berbagai perusahaan perkebunan besar negara maupun swasta. Tak berhenti di situ, PTPN IV PalmCo juga menyapu bersih lima penghargaan lainnya di berbagai kategori mulai dari jenis teh Broken Orange Pekoe (BOP), Broken Orange Pekoe Fannings (BOPF), Pekoe Fannings (PF), hingga Dust, yang seluruhnya berasal dari pabrik teh Tobasari dan Butong. Raihan ini menjadikan PalmCo sebagai peserta dengan jumlah penghargaan terbanyak pada penyelenggaraan NTC tahun ketiga ini.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa dalam keterangan tertulisnya di Jakarta menyambut capaian ini dengan penuh rasa syukur dan bangga. Ia menyebut penghargaan tersebut sebagai simbol keberhasilan transformasi Perusahaan dalam membangun kembali pertumbuhan komoditas teh PTPN.

“Penghargaan ini merupakan wujud dari keyakinan kami bahwa produk PTPN mampu bersaing di level tertinggi,” ungkap Jatmiko.

Ia menambahkan, keberhasilan ini diharapkan menjadi pijakan baru untuk membawa teh Indonesia melangkah lebih jauh, baik dalam hal peningkatan produktivitas maupun kesejahteraan para stakeholders-nya yang terlibat dalam rantai industri.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar