Puluhan Peron beroperasi di Sekitar TNTN

Perambahan TNTN Jadi Kebun Sawit Sudah Dilaporkan Sejak 2013, Namun Kini Buah Sawit Semakin Lancar Masuk Peron dan Pabrik

Di Baca : 58 Kali
Truk angkut tandan buah segar (TBS) sawit. (azf)

Ukui, Detak Indonesia--Perambahan TNTN antara lain sudah dilaporkan sejak 2013 lalu, kini 2026 buah sawit lancar masuk ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di sekitar TNTN. Puluhan Peron/Ram yang dimaknai sebagai tempat penampungan sementara buah sawit sebelum didrop ke PKS, banyak beroperasi di sekitar TNTN tersebut. Satgas akhir-akhir ini mulai kendor baik terhadap perambah maupun PKS yang menadah.

Sejak tahun 2013 lalu, masyarakat pecinta dan pelestari Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Kabupaten Pelalawan, Riau sudah berjuang mati-matian mempertahankan kelestarian kawasan yang dilindungi tersebut.

Namun keterlibatan oknum tokoh masyarakat tempatan, oknum Pemerintahan, oknum masyarakat, membuat kawasan tempat tinggal gajah Sumatera dan Harimau Sumatera itu kini berubah menjadi kebun sawit.

Salah satu kelompok peduli TNTN adalah Forum Masyarakat Peduli Taman Nasional Tesso Nilo. Sejak 08 November 2013 lalu mereka sudah membuat pengaduan adanya perambahan hutan TNTN di Desa Lubukkembang Bungo, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Di sini yang dilaporkan tindakan penyalahgunaan kekuasaan dan dugaan penerimaan suap (gratifikasi) yang diakukan oleh oknum Kepala Desa Lubuk Kembang Bungo.

Surat pengaduan dilaporkan kepada Kapolres Pelalawan dan Bupati Pelalawan saat itu (tahun 2013).

Bunyi surat itu antara kain, Pertama-tama kami berharap agar kiranya bapak berbadan sehat dan dapat melaksanakan aktifitas sebagaimana mestinya, amin.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar