Kecamatan Dolat Rayat Laksanakan Inovasi Sumpah Beruang, Sulap Sampah Berubah Uang
"Jadi kami Kecamatan Dolat Rayat berinisiatif membuat Inovasi SUMPAH BERUANG (Sulap Sampah Berubah Uang), agar masalah sampah dapat diatasi dengan mudah. Dengan adanya inovasi Sumpah Beruang, Kecamatan Dolat Rayat membuat satu kebijakan dimana 7 desa yang ada di Kecamatan Dolat Rayat melakukan pemilahan sampah dari rumah sebelum membuang sampah ke TPA," kata Camat Dolar Rayat Junaidi P Sembiring SSTP SSos MIKom dalam bincang-bincang dengan wartawan Detak Indonesia.co.id, Kamis 26 Juni 2025.
Menurut Junaidi, keberhasilan penanganan sampah harus didukung oleh kesadaran masyarakat untuk memilah sampah yang dapat ditukar dengan nilai berupa sembako, menjual sampah ke Bank Sampah Simpatik Desa Sugihen Kecamatan Dolat Rayat, inilah salah satu inovasi yang selama ini telah dilaksanakan dengan menggandeng pihak Ketiga seperti : PT Tirtasibayakindo (Aqua), CFK, LWR, Starbucks, dan donatur dengan cara membuat pasar murah sembako bagi masyarakat desa dengan cara membeli/menukar sampah dengan sembako, ya harus membeli sembako menggunakan sampah yang dibawa dari rumah masing-masing dan saldo yang ada di buku tabungan nasabah bank sampah, harga yang dipatok juga hanya 50 persen dari harga normal namun harus ditebus dengan sampah (botot) yang dibawa ke bank sampah Simpatik Sugihen Kecamatan Dolat Rayat.
Melalui inovasi ini diharapkan sampah tidak lagi mencemari Lingkungan. Keberhasilan dalam menangani sampah ini juga diharapkan bisa menciptakan kawasan wisata yang indah di pandang oleh mata, menarik, berseri, asri, sejuk dan bebas dari sampah.
Sebelum Adanya Inovasi
Sebelum adanya inovasi, sampah MERUPAKAN MASALAH di Kecamatan Dolat Rayat disebabkan masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk memilah sampah dari rumah sebelum membuang sampah pada tempatnya. Adapun sampah-sampah yang selama ini dibuang belum melalui tahapan pemilahan dari rumah. Sampah yang benar benar tidak dapat dijual dan diolah lebih lanjut dibuang ke TPA.
Seperti kita tahu sampah botol plastik dan kertas masih dapat dijual untuk menghasilkan uang, sampah makanan dapat digunakan menjadi makanan ternak sedangkan sampah organik lainnya dapat diolah menjadi pupuk kompos. Sampah di luar dari pada plastik, kertas makanan organik dan sampah organik lainnya merupakan sampah beracun adalah sampah yang akan dibuang ke TPA dan jumlahnya jauh lebih kecil setelah pemilahan. Sampah yang mempunyai nilai jual dapat dijual/ditabung ke Bank Sampah simpatik Sugihen Kecamatan Dolat Rayat.
Tulis Komentar