Timbunan Jalan Desa Karya Indah Dikeruk Tanpa Alasan Jelas, Warga: Pasirnya Dibawa Kemana?
Informasi yang dirangkum dari Sutris, yang menimbun untuk akses jalan dilakukan PT RMB. Setelah itu yang mengeruk PT TAJ. "Yang melakukan penimbunan untuk akses jalan masyarakat dilakukan oleh PT RMB. Setelah penimbunan selesai dikeruk oleh PT RMB. Kan membuat bingung," terang Sutris.
Warga berharap dapat dicarikan solusinya terkait akses jalan bagi mereka setelah penutupan oleh pelaksana jalan tol.
Sudarmaji, petani setempat mengatakan, dirinya pernah mempertanyakan kenapa jalan yang sudah ditimbun kembali dikeruk dan diambil pasirnya.
"Katanya ada kira-kira 50 meter yang akan ditimbun disana cuma aku tidak tau lokasinya. Materialnya diambil dari jalan ini," ungkapnya.
Dia berharap, pengerukan jalan ini dapat dihentikan karena akan menimbulkan dampak genangan banjir.
"Kalau jalan ini dikorek lagi, bagaimana kalau banjir nanti, karena sebelum dikorek jalan ini tidak pernah banjir. Setelah dikorek yang pertama (banjir) sudah satu lutut, bagaimana ke depannya," kata dia.
Harapannya, pengerjaan proyek ini tidak mengorbankan akses dan kesejahteraan warga sekitar. (dan)
Tulis Komentar