Kepergok Wartawan, Ratusan Truk Odol Tak Masuk Jembatan Timbang, Kabur Lintang Pukang

Ratusan Truk Odol di Pekanbaru Tak Mau Masuk Jembatan Timbangan, Malah Lari

Di Baca : 1469 Kali
Ratusan truk melebihi muatan atau Over Dimensi Over Loading (ODOL) lari lintang pukang tak mau masuk jembatan timbang di Jalan Lintas Timur Sumatera-Riau Tenayanraya Km 24 Pekanbaru, Seni malam (30/6/2025) sekira pukul 12.50 WIB. (Aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id)
 

Di dalam jembatan timbang nampak dua truk yang dilayani dan menyelesaikan pemeriksaan di loket dikayani Rizki. Kemudian dua truk yang usai ditimbang keluar.

Namun alangkah kagetnya tim investigasi DPP TOPAN RI dan wartawan melihat ratusan truk yang antre di luar di pinggir jalan tadi tak mau masuk jembatan timbang dan supir truk Odol tancap gas membawa truknya ngebut lintang pukang semuanya lari ke arah Pangkalankerinci Pelalawan. Hi...hiii....hiiii...lucu.

Seperri diberitakan sebelumnya, PT Adhi Jalintim Riau selaku Badan Usaha Pelaksana (BUP) Proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha KPBU kegiatan Preservasi Jalan Lintas Timur Sumatera di Provinsi Riau yang berlokasi di Simpang Kayu Ara (Pekanbaru) – Simpang Perak di Kabupaten Pelalawan saat ini tengah mempersiapkan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Tenayan Raya Pekanbaru di KM 24. Setelah melewati masa pembangunan selama kurang lebih 2,5 tahun UPPKB Tenayan Raya ini  beroperasi Mei 2024.

UPPKB atau biasa disebut dengan Jembatan Timbang ini merupakan salah satu unit pelaksana penimbangan muatan angkutan barang yang berfungsi untuk melakukan pengawasan, pengendalian, serta penindakan terhadap kendaraan yang membawa muatan melebihi batas ketentuan yang melintasi jalan Nasional. Unit ini juga sekaligus melakukan pencatatan arus angkutan barang yang melalui jalan nasional dalam rangka peningkatan keselamatan lalu lintas jalan raya.  

“Saat ini kami tengah mempersiapkan operasional UPPKB Tenayan Raya untuk dapat beroperasi efektif di bulan Mei 2024. Unit ini nantinya akan melakukan pengawasan dan penimbangan kendaaran muatan barang yang melintasi jalan nasional khususnya pada ruas KPBU. Di bulan April 2024 akan kita lakukan uji coba dan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat serta pelaku usaha di sekitar area UPPKB ini. Sehingga harapan kami pada bulan Mei dapat beroperasi secara efektif,” ujar Sanko Syarofa selaku Manajer Teknik PT Adhi Jalintim Riau, kepada awak media Jumat 9 Februari 2024.    







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar