Aiken Jepang Bangun Teknologi Pertama di Dunia PTBg Cofiring Commisioning PTPN IV PalmCo
"Produk sampingan itu diklaim memiliki nilai kalori hingga 5.110 kalori. Nilai itu bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan batu-bara yang rata-rata berkisar 3.600 sampai 4.200 kalori," tambah Head of PMO PTPN IV Regional III Masrukin.
Untuk itu, Masrukin berharap kerjasama dua negara ini dapat berjalan dengan baik sehingga semangat pemanfaatan energi baru terbarukan di Holding Perkebunan Nusantara dapat kian dimaksimalkan di masa mendatang.
Untuk diketahui, saat ini PTPN IV Regional III merupakan salah satu entitas yang memanfaatkan EBT melalui pengolahan POME dengan PTBg. Baru-baru ini, salah satu instalasi PTBg co-firing di Lubuk Dalam Kabupaten Siak berhasil meraih Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE-GRK).
Sertifikat yang berperan penting dalam memperkuat ekosistem perdagangan karbon nasional tersebut tercatat merupakan yang pertama diraih dalam industri sawit nasional. Sertifikasi ini membuka peluang pendapatan baru dari penjualan kredit karbon sekaligus memperkuat citra perusahaan sebagai pelaku bisnis berkelanjutan.
PTPN IV Regional III berkomitmen akselerasi insiatif hilirisasi yang sejalan dengan program dekarbonisasi pada sektor perkebunan Indonesia dapat terus berkembang dalam membangun industri yang berwawasan lingkungan. (tim)
Tulis Komentar