Menyedihkan, Proyek di Istano Basa Pagaruyung Mangkrak, Minta Kejati Sumbar Periksa Kadisparpora
Tim investigasi Tim Operasional Penyelamat Aset Negara Republik Indonesia DPP TOPAN RI Wilayah Sumbagut dan Media berkunjung ke tempat wisata rumah Pagaruyung di Jalan Sultan Alam Bagagarsyah Pagaruyung Kecamatan Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatra Barat.
Tim melihat lansung proyek Plaza Pengunjung di samping Rumah Adat Obyek wisata Pagaruyung yang menjadi Rumah Adat religius Minang Kabau dan melihat kerangka besi Plaza Pengunjung mangkrak dan di sampingnya ada kios kosong warga tempatan bilang juga mangkrak ada beberapa pintu kosong nampak jendela atau lapak tersebut pakai bambu dicat warna hijau daun, Minggu (27/7/2025).
Informasi dari pedagang yang tidak mau ditulis namanya mengatakan pembangunan kios ini sewanya mahal nampak pintu pakai bambu bukan besi untuk jalan pengunjung sudah ada kenapa dibuat lagi pintu keluarnya. Pada hal infrastruktur pembangunan tidak layak bagi pedagang, pembangunannya salah dan kurang pengawasan terkait proyek di sini. Makanya pedagang berjualan di jalan. Demikian penjelasan pedagang.
Tim Investigasi menghubungi salah satu Staf Dispora Tanah Datar lewat seluler terkait proyek plaza dan kios yang mangkrak mengatakan itu langsung sama Kabid pariwisata, PPTKnya namanya Angga sudah masuk dalam persidangan Pengadilan Kabupaten Tanah Datar sudah lima kali sidang. Dan sudah dibawa tim ahli juga, belum ada tersangkanya, sudah dicabut juga, proyek itu tahun 2024, dia ditutuntut oleh kontraktornya. Belum ada keputusan sidangnya.
"Abang tanya langsung aja ke Dinas Pariwisata Tanah Datar bang, kalau menurut abang layak nggak proyek itu bang lihat aja bang sama abang kalau pembangunan kios-kios itu tahun 2022 sampai 2023 bang, saya udah usulkan bagai gedung kios kios itu agar bisa di pergunakan oleh masyarakat tapi itulah bukti proyek kios kios itu bang, nilai aja lah bang sama abang," tutup salah satu anggota Dispora, Senin (28/7/2025).
Tulis Komentar