Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis bersama Anggota DPR RI Maharani di Desa Sintong Riau
“Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pelaksana lapangan, tenaga kesehatan, guru, orang tua, serta petani dan penyedia pangan lokal. Anak-anak yang mengikuti program ini akan terbiasa makan sehat sejak dini, sementara petani dan UMKM lokal mendapat manfaat ekonomi melalui suplai bahan pangan,” imbuh Anyelir Puspa.
Program MBG diharapkan mampu memenuhi 20–30 persen kebutuhan kalori harian anak-anak sekaligus meningkatkan literasi gizi masyarakat. Selain itu, dapur umum (SPPG) yang menjadi pusat pengolahan makanan bergizi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
Sementara itu, Ahli Gizi dari Puskesmas Sedinginan Titin Sundari memberikan edukasi mengenai pola makan sehat berbasis “Isi Piringku” yang menggantikan konsep lama “4 Sehat 5 Sempurna”. Ia menekankan pentingnya porsi seimbang yang terdiri dari karbohidrat, lauk pauk berprotein, sayuran, dan buah.
“Anak-anak membutuhkan protein hewani lebih banyak, sementara orang dewasa perlu memperbanyak sayur dan buah. Kebiasaan ini harus dimulai dari rumah,” tukasnya. (di)
Tulis Komentar