pendapatan petani mitra saat ini mencapai rata-rata Rp12 juta per bulan per kavling

PTPN IV Regional III Ajak Pemerintah dan Asosiasi Kolaborasi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Di Baca : 2285 Kali
SEVP Business Support PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso menegaskan PT Perkebunan Nusantara IV Regional III, entitas di bawah Sub Holding PTPN IV PalmCo terus berkomitmen tumbuh dan berkembang bersama petani sawit melalui beragam insiatif mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi bersama. (Dok. Humas PTPN IV Regional III)
 

Menutup pidatonya, Bambang mengajak seluruh elemen bangsa—mulai dari asosiasi petani, dinas pemerintah daerah, hingga perusahaan swasta-untuk memperkuat kolaborasi. Karena hanya dengan kerja sama yang sejajar dan saling menguatkan, petani bisa menjadi tulang punggung industri yang bukan hanya produktif, tetapi juga berkeadilan dan berkelanjutan.

"Untuk petani yang lebih mandiri, untuk industri yang lebih tangguh, dan untuk Indonesia yang lebih kuat," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas Aspekpir, Rusman Heriawan mengapresiasi PTPN IV Regional III yang hingga saat ini terus bersinergi dengan asosiasi yang dipimpin Setyono tersebut.

Senada dengan Bambang, ia mengatakan bahwa komoditas sawit memiliki karakteristik yang sangat kuat untuk membantu pengentasan kemiskinan di Indonesia. Melalui kemitraan yang bertumbuh secara positif, para petani sawit memiliki kesejahteraan yang sangat baik.

"Coba kita lihat kasat mata petani sawit sekarang, jarang yang miskin. Semuanya terangkat. Ini fakta bahwa pengurangan kemiskinan sangat cepat dari wilayah sawit. Dan itu tentu menyumbang penurunan kemiskinan nasional," kata dia.

Keberadaan Aspekpir, jelas Rusman, tak lepas dari dukungan dan hubungan kemitraan yang baik serta sejarah panjang dengan PTPN IV. Dia mengatakan sejak 1980-an, para petani PIR bersama-sama membangun sawit dengan PTPN. Hubungan itu terus terjaga dengan baik hingga saat ini.  

"Loyalitas konsistensi Aspekpir tidak perlu diragukan untuk membangun kemitraan dengan perusahaan. Aspekpir tidak berpolitik, tidak senggolan sana-sini. Kami adalah petani murni yang membangun dirinya untuk perbaiki nasib," tutupnya. (tim)







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar