Diusulkan menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP)

Ini Kata Kepala SMAN 1 Kabanjahe Terkait Kutipan terhadap Siswinya dan Pastikan Tidak Ada Intimidasi

Di Baca : 2288 Kali
Kepala SMA Negeri 1Kabanjahe Eddyanto Bangun SPd MSi di ruang kerjanya memberikan klarifikasi terkait viralnya di medsos SMANSAKA, Rabu, (24/9/2025). (Saritua Manalu/Detak Indonesia.co.id)
 

Dikatakannya lagi saat kunjungan terakhir November 2024 pihak Bank didampingi ibu Guru Br Sembiring membuat kesepakatan dimana menyarankan Siswi tersebut untuk datang ke BNI pada hari Jumat 22 November 2024 beserta dengan abang kandungnya untuk mendiskusikan penyelesaian lebih lanjut. Sampai dengan tanggal 28 November 2024 siswi tersebut belum ada itikad baik dan belum datang ke BNI.

Seiring dengan berjalannya waktu dan adanya beberapa masalah Siswi tersebut, maka Siswi tersebut berkeinginan untuk pindah ke SMA Negeri 1 Kotarih, setelah surat pindah selesai, maka sebelum dia pindah maka guru BK menanyakan bagaimana permasalahan dengan pihak BANK BNI apakah sudah selesai atau belum, untuk menjaga nama baik SMAN 1 Kabanjahe, terangnya.

"Nah, selagi masih membicarakan permasalahan tersebut tiba - tiba orang LSM KCBI datang marah-marah kepada guru BK tersebut," beber Kepsek, seraya sampaikan terkait dengan judul dan kutipan uang sekolah Rp100.000,- itu tidak benar," tegas Eddyanto Bangun, sekaligus menyatakan bahwa klarifikasi yang saya perbuat atas tanggapan berita viral tersebut," katanya kepada media Detak Indonesia.co.id.

Dan untuk kita ketahui bahwa kejadian yang sesuai di video yang viral tersebut, terjadi pada tanggal 24 Juli 2025 silam di salah satu ruang kantor di lingkungan Sekolah SMA Negeri 1 Kabanjahe dan mencuatnya hingga viral di sosial media sekitar 4 hari yang lalu di bulan September 2025 ini. (stm)







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar