Kepala BNPB: Di Sumbar 11.820 kepala keluarga atau sekitar 77.918 jiwa mengungsi

Korban Meninggal Bencana Hidrometeorologi Aceh, Sumut dan Sumbar Jadi 303 Jiwa

Di Baca : 2636 Kali
Korban meninggal bencana Hidrometeorologi di Aceh, Sumut dan Sumbar jadi 303 jiwa hingga Sabtu (29/11/2025). Foto, detik-detik jembatan di Sumbar ambruk dihantam luapan air deras, mayat yang bergelimpangan, bantuan terus mengalir dari Pemerintah atas perintah Presiden Prabowo kepada tim gabungan BNPB, TNI/Polri, Basarnas, dan relawan. (ist dan/Dok. BNPB)
 

Sejumlah jalur kabupaten turut terputus dan belum dapat diperbaiki karena medan yang berat. Di Mandailing Natal, sedikitnya tujuh wilayah terisolir akibat tertutupnya jalur lintas provinsi, sementara beberapa desa hanya bisa dijangkau menggunakan alat berat atau transportasi udara.

Untuk mempercepat penanganan, BNPB dan kementerian/lembaga telah mengerahkan berbagai alutsista, termasuk lima helikopter perbantuan yang ditempatkan di Bandara Silangit untuk distribusi logistik ke Tapanuli Tengah dan wilayah lain yang terisolasi.

“Seperti Sibolga sampai hari ketiga penanganan darurat belum bisa kita tembus lewat udara, tapi sudah bisa kita capai melalui udara untuk pendistribusian logistik,” kata Suharyanto.

Helikopter BNPB, Heli TNI AD Bell 412EPI, MI-17V5 dan helikopter bantuan mitra swasta telah beroperasi aktif mendukung pendistribusian bantuan. Selain itu, pesawat Cessna Caravan juga digunakan untuk pengiriman logistik dan personel.

Alat berat dari berbagai instansi telah dikerahkan untuk membuka akses jalan. Dalam hal logistik, tahap pertama pengiriman ke Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Humbang Hasundutan telah terpenuhi 100 persen, sementara pengiriman ke Mandailing Natal masih terkendala akses darat. Bantuan Presiden berupa alat komunikasi, genset, LCR, tenda, dan bahan pangan juga telah diterima dan didistribusikan bertahap.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar