Kebun Tanah Putih, Mutiara PTPN IV Regional III di Batas Riau-Sumatera Utara
Selain TBS, capaian crude palm oil (CPO) di kebun ini juga menunjukkan performa kuat. Hingga saat ini, produksi CPO tercatat mencapai 7,4 ton per hektare. Angka itu menempatkan Tanah Putih sebagai salah satu kebun dengan produktivitas CPO tertinggi di Regional III.
Jatmiko mengatakan bahwa Tanah Putih merupakan salah satu contoh kebun yang berhasil melakukan beragam perbaikan. Eks Direktur PTPN V, sebelum berganti nama menjadi PTPN IV Regional III tersebut mengatakan bernostalgia, dulu Tanah Putih kerap dilanda berbagai persoalan, terutama serangan hama.
"Saya masih ingat ketika pertama kali masuk ke kebun ini sekitar 5–6 tahun yang lalu. Produktivitasnya di bawah dari harapan akibat serangan hama. Sekarang, Kebun ini adalah salah satu kebun yang patut kita contoh, di mana produksi TBS-nya mencapai 32,4 ton dan produksi CPO nya mencapai 7,4 ton per hektare," tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, ia turut menekankan pentingnya menjaga mutu dan konsistensi produksi. Diantaranya agar kegiatan pemeliharaan, pemupukan dilakukan secara efektif, tepat sasaran, dan ramah lingkungan, termasuk dengan memanfaatkan pupuk organik untuk menjaga kesuburan tanah.
Kebun Tanah Putih memiliki luas areal mencapai 1.933,56 hektare, terbagi menjadi tiga afdeling dan didukung satu pabrik kelapa sawit (PKS).
Tulis Komentar