Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman SE MM 'Ngopi Kebangsaan' bersama Alumni Lemhannas Aceh
Jenderal Dudung, juga menyoroti kondisi tanah air saat ini, fenomena menghujat, senang menjelek jelekkan pimpinan, menghina pemerintah di ruang publik. Menurutnya, kondisi ini dapat membuat perpecahan antar sesama kita sebagai sebuah bangsa besar.
Oleh karenanya, lanjutnya, diperlukan pemahaman komprehensif tentang sejarah, tujuan dan cita cita luhur bangsa. Sebagai warga negara, Pancasila, wawasan kebangsaan, dan konsensus bangsa, perlu dipegang teguh untuk kita terus melangkah, untuk Indonesia lebih maju dan berkeadilan.
"Pengalaman pribadi, saya terus terang, saya apresiasi nasionalisme orang Aceh. Saya sudah lama kenal Mualem. InsyaAllah, di bawah kepemimpinan Mualem, Aceh akan lebih maju dan masyarakatnya sejahtera," ujar Prof Dudung di hadapan peserta ngopi kebangsaan.
Jenderal TNI (Purn) Dudung, hadir ke Aceh bersama rombongan, dalam rangkaian kegiatan sosial, ikut berempati dan bersimpati, dengan bencana hidrometeorologi yang menimpa masyarakat Aceh beberapa waktu lalu.
Selain membawa bantuan untuk kebutuhan warga berdampak, Jenderal Dudung, juga menyumbang 100 unit Starling kepada masyarakat Aceh di sejumlah lokasi. Secara simbolis diserahkan di Pidie Jaya dan Langkahan, Aceh Utara, Kamis (8/1/2026).
Tulis Komentar