Hutan Konservasi Sempadan Sungai Kunyit Solok Selatan Digunduli, Ditanami Sawit
Warga juga menyebutkan terdapat kebun sawit Bupati Solok Selatan H Khairunas sekitar luas 200 hektare dekat Kampung Log. Memang kata warga Solok Selatan bahwa Bupati Solok Selatan H Khairunas dulunya sebelum jadi bupati dia adalah pemain kayu balak, punya sawmill yang kini telah berubah sawmill itu menjadi lokasi SPBU milik Pak Bupati. Kebun sawit itu kata warga diduga masuk kawasan hutan. Warga juga mempertanyakan kenapa jalan lama di Langliang tidak dilanjutkan perbaikannya. Malah perbaikan jalan direncanakan masuk ke dalam kebun sawit milik Pak Bupati itu nantinya.
Sehubungan informasi dari warga di atas, tim investigasi dan LSM DPP TOPAN RI berusaha konfirmasi kepada Bupati Solok Selatan H Khairunas sejak Sabtu dan Minggu lalu (10-11/1/2026), namun Pak Bupati belum memberikan penjelasan/konfirmasi. Ponselnya yang dikirimi pesan WA hingga kini belum merespon untuk konfirmasi.
Jalan yang menghubungkan Kabupaten Solok Selatan ke Kabupaten Dharmasraya Sumbar masih rusak berat memprihatinkan. Baik jalan lama di Langliang maupun jalan baru yang masuk dari kebun sawit PTPN VI menuju Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya, Sumbar.



Foto atas jalan menuju kebun sawit Bupati Solok Selatan H Khairunas. Foto tengah kawasan hutan di latar belakang sudah menjadi kebun sawit. Foto bawah kata warga persiapan lahan akan dibangun Pabrik Kelapa Sawit (PKS) grup PT Genk, dipertanyakan apakah PT Genk sudah punya kebun sawit minimal 20 persen? (azf)
Warga Solok Selatan berharap kepada Bupati Solok Selatan agar jalan lama di Langliang dilanjutkan perbaikannya. Karena sudah dilakukan perbaikan cukup lebar dengan batu koral dan tinggal diaspal. Sementara jembatan kecil cuma bisa dilewati mobil kecil seperti L-300. Truk besar tak bisa lewat jembatan kecil ini. (azf)
Tulis Komentar