kunjungan kerja Danantara ke PTPN IV Regional III, salah satu entitas PTPN IV PalmCo

Danantara: Transformasi PalmCo Perkuat Kemandirian Pangan dan Energi Nasional

Di Baca : 2080 Kali
Managing Director Business 2 Danantara Setyanto Hantoro melangsungkan kunjungan kerja perdananya ke PTPN IV Regional III, salah satu entitas PTPN IV PalmCo yang beroperasi di Bumi Lancang Kuning, Riau, tepatnya Kebun dan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Sei Pagar, Rabu (21/1/2026). Turut hadir Managing Director Risk Management Danantara Riko Banardi, Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa, serta jajaran Regional Manajemen setempat. (Dok. Humas PTPN IV Regional IIi)
 

PalmCo saat ini mengelola lebih dari 600.000 hektare perkebunan sawit nasional. Dalam kunjungan tersebut, manajemen Danantara meninjau langsung rantai bisnis terintegrasi yang dikembangkan PalmCo, mulai dari pembibitan, budidaya, pengolahan, hingga pemanfaatan limbah menjadi sumber energi baru terbarukan.

Kunjungan diawali dari sentra pembibitan Kebun Sei Pagar, salah satu dari tujuh sentra pembibitan sawit unggul bersertifikat di Riau. Fasilitas ini menjadi tulang punggung program peremajaan sawit rakyat yang digulirkan sejak 2021. Hingga kini, sekitar 2,56 juta bibit sawit unggul telah disalurkan kepada lebih dari 8.900 petani.

Program tersebut diarahkan untuk memperkecil kesenjangan produktivitas antara kebun rakyat dan perkebunan perusahaan, persoalan struktural yang selama ini membayangi industri sawit nasional. Dalam proses pembibitan, PalmCo memadukan teknologi dan mekanisasi, mulai dari sistem irigasi sprinkle, penggunaan drone sprayer, hingga pengembangan penangkaran serangga penyerbuk elaidobius.

Digitalisasi juga menjadi pilar penting transformasi PalmCo. Sejumlah aplikasi internal seperti Digital Farming dan Agroview dimanfaatkan untuk pengendalian biaya dan peningkatan produktivitas. Di lapangan, digitalisasi ini ditopang mekanisasi peralatan panen dan perawatan kebun, seperti grabber dan spreader.

Di sektor pengolahan, Danantara memberi perhatian pada penerapan teknologi on-site seperti sistem Intank yang memungkinkan pemantauan stok minyak sawit mentah (CPO) secara real-time. Sinergi antara digitalisasi dan mekanisasi tersebut tercermin pada kinerja PTPN IV Regional III sepanjang 2025.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar