Proyek Preservasi Jalan Sumbar-Sumut 2026 Rp23 Miliar Dimulai
Palupuh, Detak Indonesia--Proyek preservasi jalan Sumbar-Riau tahun anggaran 2026 sebesar Rp23 miliar dimulai pengerjaannya.
Pengawas Proyek Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kementerian PU Wilayah 1.3 Sumbar, Yudi menjelaskan hal tersebut saat ditemui awak media di lokasi proyek di jalan lintas Sumbar-Sumut di Kecamatan Palupuh Kabupaten Agam, Sumbar, Kamis (30/4/2026).
Pekerja nampak sedang memandu alat berat mengeruk sekitar setebal 4 cm aspal yang rusak berlubang dan retak-retak akibat resapan air hujan menembus badan aspal yang retak-retak itu.
Kondisi badan jalan banyak rusak berlubang mulai dari batas Bukit Apik Bukittinggi sampai batas Sumatera Utara di jalan lintas Rao Kabupaten Pasaman Timur, Sumbar.
Terkait metode pemeliharaan badan jalan ini dimana usai dikeruk/dikikis/dikelupas alat berat setebal sekitar 4 cm dengan panjang hingga mencapai 5 meter bahkan lebih, akhirnya dikomentari oleh pengamat konstruksi jalan yang juga sudah sering mengawasi pengerjaan kontruksi jalan.
Menurut Fery Hardian yang akrab dipanggil Ary selaku pengamat konstruksi jalan mengatakan dalam pekerjaan preservasi jalan atau tambal sulam jalan, paching, dimana badan jalan rusak, lalu dikikis dikeruk alat berat, maka bekas lubang kerukan tidak boleh dibiarkan terbuka berhari-hari. Begitu dibuka dikikis dikelupas aspalnya, maka harus segera ditutupi aspal lagi agar tidak dimasuki air hujan.

Tulis Komentar