Empat Pelaku Pepet Security

Pemko Medan Tanggung Biaya Medis Security yang Ditembak Begal

Di Baca : 284 Kali
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan Pemko Medan akan tanggung biaya pengobatan Security Guntur Sugoro, korban di tembak begal, Jumat (22/5/2026). (Saritua Manalu/Detak Indonesia.co.id)
 

“Keluarga korban hanya bersedia dirujuk ke RS Bhayangkara, tidak mau yang lain. Namun sampai korban selesai ditangani, pihak keluarga yang ingin merujuk korban ke RS Bhayangkara tak kunjung datang, padahal surat rujukan sudah dibuat,” ucapnya.

Dijelaskannya, saat pulang dari RSUD Pirngadi, korban juga dalam kondisi stabil.

“Dokter sudah menjelaskan kepada korban bahwa peluru/proyektil masih ada di dalam tubuhnya. Sehingga dokter menyarankan kepada korban agar datang kembali ke RSUD Pirngadi jika mengalami gejala-gejala lainnya dan biaya perobatan gratis. Jadi begitu kondisinya,” tuturnya.

Untuk diketahui, Guntur Sugoro, 41 tahun, warga Jalan Mesjid Taufik, Kecamatan Medan Perjuangan, menjadi korban keganasan begal saat melintas di Jalan Pasaribu, Desa Cinta Rakyat, Kabupaten Deli Serdang, Senin 11 Mei 2026 lalu.

Berniat meminjam uang ke rumah temannya di Saentis, pria yang bekerja sebagai penjaga malam di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) ini dipepet empat orang yang menumpangi dua sepeda motor saat melintas di lokasi.

Akibatnya, korban mengalami beberapa luka akibat sabetan senjata tajam dan luka tembak di punggung kanan. (stm)







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar