Minta Gubernur Mahyeldi Ansharullah Evaluasi Kadis ESDM Sumbar Sifat Bungkam Tak Mau Dikonfirmasi Menjadi Pertanyaan Publik Rakyat Sumatra Barat
Setali tiga uang dengan atasannya, Ary Melan P saat dihubungi melalui nomor WhatsApp (0812-61XX-9470) juga menerapkan taktik serupa: bungkam seribu bahasa. Pesan hanya dibaca (ceklis dua), telepon sengaja tidak diangkat, dan ajakan untuk bertemu secara langsung guna klarifikasi faktual ditolak mentah-mentah.
Sikap menutup diri ini memicu kecurigaan publik secara mendalam: Ada apa dengan Dinas ESDM Sumbar? Apa yang sedang mereka sembunyikan dari rakyat?
"Dugaan Uang Payung" Ratusan Alat Berat di Pasaman Barat
Sikap bungkam ini mengunci kecurigaan atas 22 poin pertanyaan krusial yang diajukan oleh Tim Investigasi terkait masifnya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Pasaman Barat—meliputi wilayah Tombang Talu, Astra, Rimbo Canduang, Ranah Batahan, Silaping, Talamau, Gunung Tuleh, dan sekitarnya.
Temuan lapangan bukan lagi sekadar desas-desus, melainkan fakta telanjang: ditemukan sedikitnya 45 unit ekskavator beroperasi bebas di Tombang Talu dan lebih dari 60 unit alat berat di kawasan Astra serta Rimbo Canduang.
Salah satu warga tempatan dikonfirmasi yang tidak mau di sebutkan namanya mengatakan kepada tim investigasi dan wartawan untuk saat ini pak masih berlangsung tambang emas main sambunyi-sembunyi, baru baru ini masuk alat berat excavator tiga lewat jalan Air Salak yang punya ini sial Im, ada Inisial Nr, dikarenakan sering razia makanya mereka main malam kadang jam 02.00 dini hari, kadang jam 03.00 dini hari, pokoknya sekitar 4 sampai 5 jam lah mereka beroperasi, pintu masuk ke tambang emas aliran Sungai Batang Soman Tombang itu ada simpang Duyan (Simpang Durian, red), ada masuk dari Simpang Lanai, ada masuk dari Air Salak, semua sudah menambang bang cuma sembunyi-sembunyi kebanyakan malam hari bang, tutup warga sekitar (22/6/2026).

Batu alam dieksploitasi dari bebukitan Padang Panjang diolah dibakar dengan batubara jadi batu kapur.
Tulis Komentar