Kunjungan Plt Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Heru Tri Widarto

Dukung B50 dan Ketahanan Pangan, PTPN IV PalmCo Serap 1,73 Juta Ton TBS Petani

Di Baca : 48 Kali
Kunjungan Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Heru Tri Widarto, ke PKS Adolina PTPN IV Regional 2 di Serdang Bedagai didampingi Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Krisna Santosa. Kunjungan tersebut menegaskan peran PalmCo dalam memperkuat pasokan pangan, energi, dan keberlanjutan sektor perkebunan melalui peningkatan produktivitas sawit rakyat, penguatan kemitraan petani, serta dukungan terhadap implementasi mandatori biodiesel B50, Rabu (15/07/2026). (Dok. Humas PTPN IV Palmco)
 

B50 Dorong Kebutuhan CPO Domestik

Program Biodiesel B50 yang telah di mandatori pemerintah mewajibkan pencampuran 50 persen solar fosil dengan FAME berbasis 50 persen sawit. Kebijakan ini diproyeksikan menyerap tambahan sekitar 1–2 juta ton CPO domestik per tahun, sehingga memperkuat kemandirian energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor solar.

Dari sisi produksi, hingga Juni 2026 PTPN IV PalmCo telah menghasilkan 1,29 juta ton CPO yang tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng nasional, tetapi juga untuk mendukung peningkatan kebutuhan bahan baku biodiesel B50. Perusahaan menilai bahwa peningkatan produktivitas nasional menjadi kunci agar kebutuhan pangan dan energi dapat dipenuhi secara bersamaan.

Kontribusi PalmCo terhadap penguatan petani juga terlihat dari penyerapan TBS. Sepanjang 2025, perusahaan menyerap 3,26 juta ton TBS petani. Hingga Juni 2026, serapan telah mencapai 1,73 juta ton, dengan sekitar 30 persen bahan baku industri PalmCo berasal dari petani rakyat. Selain itu, hingga Juni 2026, PalmCo telah membina 28.786 keluarga petani di lahan seluas 54.148 hektare.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K Santosa, menegaskan bahwa perusahaan menjadikan momentum implementasi B50 sebagai penggerak penguatan produktivitas sawit rakyat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI kepada PTPN IV PalmCo. Dukungan tersebut semakin memperkuat komitmen kami untuk memastikan bahwa setiap peningkatan kebutuhan energi nasional juga menciptakan peningkatan kesejahteraan bagi petani,” ujarnya.

Menurut Jatmiko, penguatan produktivitas dilakukan melalui empat Program PTPN untuk Sawit Rakyat, yaitu pola single management, penyediaan bibit unggul bersertifikat, kemitraan swadaya/offtaker, dan pemberdayaan koperasi petani. Pendekatan tersebut dirancang agar petani memperoleh akses teknologi, pendampingan, dan kepastian pasar secara berkelanjutan.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar