LIMBAH CAIR DIALIRKAN KE SETU

Mahasiswa IBLAM Jakarta Pertanyakan Limbah Bantar Gebang

Di Baca : 17221 Kali
Aliran setu limbah cair berwarna hitam bekas limbah Bantar Gebang Bekasi ditemukan mahasiswa Ilmu Hukum IBLAM Jakarta saat meninjau Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (25/4/2018).(Foto Ist). 

Melalui perwakilannya kemarin di kantor TPST Bantar Gebang rekan-rekan mahasiswa STIH IBLAM Jakarta diterima oleh Roy Sihombing. Dari informasi yang diperoleh bahwa TPST Bantar Gebang menerima sampah DKI sebanyak kurang lebih 7.000 ton per hari. Kemudian setelah dipilah-pilah tidak sampai setengahnya sampah yang dapat diolah. Hanya sampah organik dari sisa sayuran yang bisa diolah menjadi kompos dan beberapa lagi gas methane diolah menjadi listrik tenaga sampah, sisanya masuk ke tempat penimbunan yang disebut landfill (penumpukan dan penimbunan). 

Area landfill ini sangat luas yang dibagi menjadi lima wilayah di sana dan dapat dilihat di peta. Di area landfill tersebut sampah ditumpuk dengan metode piramida atau lebih tepatnya kita sebut terasering, ini dimaksudkan agar gundukan sampah tidak longsor mengingat ketinggian gundukan sampah sudah sangat tinggi. Ada beberapa area landfill yang ditutup dengan semacam terpal bertujuan mengurangi bau.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar