Loading...
BERHASIL DIEVAKUASI

Seekor Tapir Terjerat di Desa Sepahat Bengkalis

Di Baca : 1699 Kali
Satwa dilindung Tapir (Tapirus indicus) yang terjerat di kebun sawit masyarakat Desa Sepahat Kecamatan Bandar Laksamana Kabupaten Bengkalis Riau, Jumat (20/9/2019). (Foto Humas Balai Besar KSDA Riau)

Pekanbaru, Detak Indonesia--Jumat, 20 September 2019, Tim Resort Bukit Batu mendapatkan laporan dari masyarakat Desa Sepahat (H Khairul) tentang adanya satwa dilindung Tapir (Tapirus indicus) yang tekena jerat. Tim Rescue Balai Besar KSDA Riau diturunkan saat itu juga.

Bersama anggota Resort Bukit Batu, anggota TPHL, seorang anggota Manggala Agni Daop Siak, Damkar Kecamatan Bandar Laksamana, Dokter Hewan Puskeswan Desa Tenggayun serta aparat dan beberapa masyarakat Desa Sepahat  bersama-sama menuju perkebunan sawit yang telah bersemak di Desa Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis.

Sebelum Tim diturunkan, Tim Resort Bukit Batu, Bidang Wilayah 2 bersama seorang anggota Manggala Agni Daop Siak telah meninjau lokasi untuk melakukan observasi dan memberikan pertolongan pertama dengan memberi makan dan minum satwa yang terjerat tersebut sekaligus mengamankan lokasi.

Setelah tim gabungan turun, segera dilakukan pengobatan karena satwa Tapir terjerat pada kaki bagian kanan depan dengan luka cukup dalam. Syukurlah tidak sampai memutuskan jaringan urat pada kaki yang terkena jerat dan masih dapat dipulihkan.

Melihat kondisi lapangan yang vegetasinya tanaman sawit dan semak belukar, maka Tim Rescue memutuskan untuk mengevakuasi satwa dilindungi tersebut. Berdasar konsultasi dengan Dokter Puskeswan Desa Tenggayun tentang kondisi Tapir, satwa dapat segera dilepasliarkan. 

Sabtu, 21 September 2019, Tapir dilepasliarkan di suatu kawasan konservasi yang merupakan habitat aslinya.

Kepala Balai Besar KSDA Riau, Suharyono menyampaikan terima kasih yang sebesar besarnya kepada Dokter Hewan Puskeswan Desa Tenggayun, Manggala Agni Daop Siak, Damkar Kecamatan Bandar Laksaman, Aparat Desa Sepahat dan Masyarakat setempat yang ikut membantu proses evakuasi satwa dilindungi tersebut dan mengharapkan untuk ke depannya akan makin banyak masyarakat yang sadar konservasi sebagaimana yang dilakukan masyarakat Desa Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Riau.(*/rls)



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar