Loading...
65 Tahun Agung Concern 

Bijak Kelola Sampah

Di Baca : 1239 Kali
Acara Pembukaan Workshop Pengelolaan Sampah EcoRanger di Kelurahan Tebing Tinggi Okura Kecamatan Rumbaipesisir Pekanbaru, Riau kolaborasi antara Greeneration Foundation (GF) dengan Agung Concern resmi dilaksanakan Jumat siang hingga petang (6/12/2019) pukul 14.00-17.00 WIB. (aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id)

Pekanbaru, Detak Indonesia--Acara Pembukaan Workshop Pengelolaan Sampah EcoRanger di Kelurahan Tebing Tinggi Okura Kecamatan Rumbaipesisir Pekanbaru, Riau kolaborasi antara Greeneration Foundation (GF) dengan Agung Concern resmi dilaksanakan Jumat siang hingga petang (6/12/2019) pukul 14.00-17.00 WIB.

Program EcoRanger dibentuk oleh Greeneration Foundation (GF) sebagai jawaban untuk menyelesaikan permasalahan sampah di berbagai daerah di Indonesia. EcoRanger hadir di Desa Tebing Tinggi Okura, Pekanbaru untuk menerapkan konsep pemberdayaan masyarakat lokal untuk mendukung Sustainable Consumption and Production (SCP) dari Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. Maka, Greeneration Foundation menyelenggarakan Workshop 1 Pengelolaan Sampah Ecoranger Desa Tebing Tinggi Okura. 

Workshop ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari mulai pemerintah, NGO, dan tokoh masyarakat untuk saling berdiskusi menyampaikan pandangannya terkait pengelolaan sampah dan implementasi program EcoRanger di Desa Tebing Tinggi Okura.

Sosialisasi pengelolaan persampahan dan infrastruktur yang akan mendukung perekonomian masyarakat tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan disampaikan kepada ibu-ibu warga Tebingtinggi Okura Pekanbaru

Keberhasilan acara ini dapat turut membantu pemerintah dalam penyusunan strategi pengelolaan persampahan dan infrastruktur yang akan mendukung perekonomian masyarakat tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan. 

Pada acara ini dari Greeneration Foundation hadir Direktur Eksekutifnya Vanessa Letizia, Sarah dan lain-lain. Dari Agung Toyota hadir Kacab Agung Toyota Soekarno-Hatta Pekanbaru Vera Fardila, Human Capital Agung Toyota Jakarta Andi Wicaksono, Kepala Dinas LHK Pekanbaru Syarifah Hanum, Lurah Tebingtinggi Okura Pekanbaru Burhan, Camat Rumbaipesisir Pekanbaru Indah.

Lurah Tebingtinggi Okura Kecamatan Rumbaipesisir Pekanbaru Riau, Burhan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih ditunjuknya Tebingtinggi okura tempat kegiatan 65 tahun Agung Toyota bijak kelola sampah.

Lurah menyebutkan daerah ini terdapat lokasi Wisata berkuda dan memanah satu-satunya di Kota Pekanbaru adanya cuma di Kelurahan Tebingtinggu okura Pekanbaru. Di kelurahan ini terdapat jalan lintas kabupaten. Di Pekanbaru tidak ada desa karena ini kota besar yang ada kelurahan. Di kelurahan ini juga ada lokasi wisata Taman Bunga Impian. 

Burhan juga menjelaskan di kawasan ini dekat taman bunga dua atau tiga tahun lagi akan dibuka jalan dari lintas timur ke Dumai akan dibangun jembatan Siak V yang nyambung ke jalan tol Pekanbaru-Dumai. 

"Jadi bagi pegawai Agung Toyota dan masyarakat lainnya silakan beli tanah untuk investasi di Okura yang berkembang ini," kata Lurah Burhan. 

Human Capital Agung Toyota Jakarta Andi Wicaksono dan jajaran meninjau pembuatan paving block plastik karya pemuda Okura Muslim

Human Capital Agung Toyota Jakarta Andi Wicaksono, dalam sambutannya mengatakan tahun 1970 saat ada Caltex, Agung Toyota sudah masuk di Kota Pekanbaru kantor di Pasar Bawah Pekanbaru. Agung Toyota sudah lama di Riau. Punya cabang di kabupaten/kota. Toyota bekerja sama dengan anak-anak muda peduli lingkungan.

Paving block plastik karya pemuda Okura Pekanbaru,  Muslim 

"Sampah jika tak dikelola dengan baik maka bisa jadi berbahaya tapi jika dikelola dengan baik bisa mendatangkan uang masuk," kata Andi Wicaksono. 

Agung Toyota didirikan oleh Pak Panjaitan. Masalah pengelolaan sampah oleh anak-anak muda ini sudah berhasil secara Nasional. Harapannya kepada ibu-ibu warga Tebingtinggi Okura diharapkan dengan pelatihan pengelolaan sampah ini bisa jadi income tambahan bagi ibu-ibu. 

"Kenapa Agung Toyota peduli sampah, karena pertama sampah sudah menjadi masalah Nasional. Kedua karena Indonesia adalah penghasil sampah nomor dua terbesar di dunia setelah China.  Marilah kita bijak kelola sampah, demi kesehatan anak-anak kita nanti," imbau Andi Wicaksono.(azf) 



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar