Loading...
pembangunan fisik tidak sesuai target ditentukan

Sejumlah Proyek di Kampar Riau Disorot

Di Baca : 1048 Kali
Sejumlah proyek di Kabupaten Kampar Riau disorot karena pembangunan fisiknya tak sesuai target ditentukan. (Syailan Yusuf/Detak Indonesia.co.id)

Bangkinang, Detak Indonesia-- Sejumlah proyek kegiatan pemerintah pembangunan Kabupaten Kampar Riau tahun anggaran 2019 menjadi sorotan DPRD Kampar. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta untuk menindaklanjuti sesuai peraturan perundangan berlaku.

"Saya melihat banyak kegiatan pembangunan fisik tidak sesuai target ditentukan, ini perlu di evaluasi," kata Ketua DPRD Kampar, Muhammad Faisal ST Senin (6/1/2020) sore.

"Tidak selesainya proyek kegiatan pembangunan ini sangat berdampak kepada masyarakat dan kemajuan Kabupaten Kampar, hal ini harus di sikapi dengan serius agar tidak berulang," ucap Faisal.

"Kita tidak ingin proyek kegiatan pembangunan yang tidak selesai menjadi penghambat kemajuan Kabupaten Kampar. Untuk itu, kita minta kepada organisasi perangkat daerah (OPD) agar menindaklanjuti persoalan ini sesuai regulasi peraturan perundangan berlaku," ucapnya.

Ketua Gapensi Kampar M Ihsan SH, meminta Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto untuk meninjau proyek pembangunan yang belum selesai.

Dikatakan, sejumlah proyek itu di antaranya, Pembangunan lantai 3 dan 4 RSUD Bangkinang, Gapura Selamat Datang ke kota Bangkinang di Salo, Landscape Markaz Islamic, Jembatan di Desa Koto Aman, pembangunan jembatan Rumbio dan lainnya.

"Para pekerja proyek masih berkegiatan, secara aturan sudah tidak benar lagi. Bagaimana pertanggungjawaban administrasi terhadap kegiatan itu," katanya.

"Jika proyek kegiatan dibayarkan seratus persen, ini sudah jelas melanggar hukum," ucap Ikhsan.

Sementara Kadis PUPR Kampar Afdal ST MT belum berhasil dikonfirmasi. (Syailan Yusuf)



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar