Loading...
MENYUMBANG CUKAI TERBESAR

BC Riau Beri Penghargaan Enam Perusahaan

Di Baca : 669 Kali
Enam perusahaan dan satu dari Polres Pelalawan Riau yang mendapat penghargaan foto bersama dengan Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai Riau Ronny Rosfyandi di Kantor DJBC Riau di Pekanbaru, Kamis (23/1/2020).(Aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id)

Pekanbaru, Detak Indonesia--Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Riau memberikan penghargaan kepada enam perusahaan di Provinsi Riau masing-masing  kategori pemberi bea masuk terbesar dan bea ekspor terbesar di aula Kantor DJBC Riau Jalan Sudirman Pekanbaru, Kamis (23/1/2020).

Tiga perusahaan pemberi bea masuk terbesar yakni PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP), PT Pulau Sambu, dan PT Asia Fasifik Raya (APRIL). Sedang tiga perusahaan penyumbang atau pemberi bea keluar terbesar yaitu PT Jatim Propertindo Jaya, PT Biomass Fuel Indonesia, dan PT Energi Unggul Persada. Polres Pelalawan Riau juga mendapat penghargaan kerja kerja samanya yang baik dengan pihak DJBC Riau selama 2019 lalu.

Demikian disampaikan Kepala Kanwil DJBC Riau Ronny Rosfyandi didampingi Kepala KPPBC TMP B Pekanbaru Priyo Handono, Kabid Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Hartono, Kabid Kepabeanan dan Cukai Imron, Kabid Penindakan dan penyidikan Agung Saptono saat jumpa pers di Kantor DJBC Riau Jalan Sudirman Pekanbaru, Kamis (23/1/2020).

Kanwil DJBC Riau membawahi empat kantor pelatanan yakni KPPBC TMP B Pekanbaru, KPPBC TMP B Dumai, KPPBC TMP C Tembilahan, dan KPPBC TMP C Bengkalis.

Kinerja penerimaan dalam juta rupiah jenis penerimaan bea masuk target APBN 2019 184.420,57, realisasi 2018 sebesar 204.759,04 dan 2019 sebesar 153.306,70 dengan persentase pencapaian 83,13 persen.

Kemudian bea keluar target APBN 2019 110.262,75 realisasi 2018 sebesar 110.262,75 dan 2019 sebesar 125.428,13 dengan persentase pencapaian 113,75 persen.

Cukai, target APBN 2019 sebesar 866,04 realisasi 2018 776,80 dan 2019 sebesar 968,19 dengan persentase capaian 111,79 persen.

Total target APBN 2019 sebesar 295.549,36 realisasi 2018 sebesar 315.798,59 dan 2019 sebesar 279.703,03 dengan persentase capaian 94,64 persen.

Total realisasi penerimaan T.A. 2019 turun -11,43 persen (YoY) karena terdapat extra effort penerimaan dari kegiatan audit kepabeanan dan cukai terhadap PT CEP dengan tagihan sebesar Rp48,910 miliar. Sehingga jika  extra effort  penerimaan itu dikeluarkan maka terjadi peningkatan realisasi penerimaan sebesar 4,8 persen dibanding T.A. 2018.(azf)



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar