mendukung dan melaksanakan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

Pelatihan Membuat Kue Kering untuk Mengembangkan Potensi Masyarakat

Di Baca : 324 Kali
Antusias para peserta saat mengikuti pelatihan membuat kue kering di Aula Dipersip Kabupaten Bengkalis, Rabu (21/4/2021). (TA Devonny/ DetakIndonesia.co.id)

Bengkalis, Detak Indonesia -- Rabu (21/4/2021) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tuan Guru Haji Ahmad Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau melaksanakan pelatihan "Membuat Kue Kering".

Kegiatan pelatihan tersebut dilakukan dalam rangka mendukung dan melaksanakan program TPBIS (Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial) dengan tujuan "Literasi untuk Kesejahteraan".

Pelatihan berlangsung dan dibuka oleh Kadispersip Bengkalis H Suwarto yang diwakilkan oleh Yana Susilayeni (Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca) di aula Dipersip Bengkalis sekitar pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai.

Maria Lafina, Ketua IKABOGA Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Rabu (21/4/2021). (TA Devonny/ DetakIndonesia.co.id)

Kegiatan pelatihan dihadiri sekitar 40 orang peserta yang terdiri dari para wanita. Para peserta yang hadir sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan tersebut, dengan tetap mengikuti protokol kesehatan (prokes) yang berlaku.

Narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan pelatihan tersebut ialah, Maria Lafina (Ketua IKABOGA Bengkalis) yang sehari- harinya biasa disapa dengan bu Epi. 

Ibu Epi mengatakan, "Saya sangat mengapresiasi dengan kegiatan ini, karena masyarakat kita yang kurang membaca, tetapi dengan literasi mereka terpancing untuk membaca dan mengetahui apa-apa yang mereka belum ketahui," kata Epi.

"Sebagai ketua IKABOGA Kabupaten Bengkalis, saya memberikan sedikit ilmu dalam pelatihan pembuatan kue kering untuk lebaran," tambah Epi.

"Mudah-mudahan apa yang saya berikan kepada masyarakat ini bisa bermanfaat dan bagi mereka yang punya umkm, bisa menambahkan varian rasa, atau menambahkan sedikit juadah yang akan mereka jual, karena apa yang saya berikan itu modalnya minim tapi untungnya besar. Karena inilah yang kita harapkan, supaya masyarakat bisa menambah ekonomi mereka, apalagi dalam keadaan covid sekarang ini," ungkap Epi. (devon)



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar