Loading...
CALON HANYA DARI PARTAI

Pilgub Riau 2018 Tak Ada Calon Independen

Di Baca : 1090 Kali

[{"body":"

Pekanbaru, Detak Indonesia<\/strong>--Pemilihan Gubernur (Pilgub) Riau 2018 dipastikan tidak akan diikuti pasangan calon dari jalur nonpartai atau independen. Pasangan calon indenpenden harus memenuhi syarat 2,1 juta dukungan masyarakat.<\/p>\r\n\r\n

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau DR Nurhamin SPt MH, sebelumnya ada 17 bakal calon yang menyatakan siap menjadi calon gubernur, namun hingga saat ini selain bakal calon belum terlihat memilih pasangan, jalur independen juga belum terlihat.<\/p>\r\n\r\n

Menurutnya, saat ini ada 17 bakal calon dan ada telah mendaftar secara online selama KPU Provinsi Riau membuka pendaftaran untuk paslon partai, namun paslon non partai (independen) belum terlihat hingga dari 22-26 November.<\/p>\r\n\r\n

Keempat bakal calon yang dinilai kuat serta menonjol dari 17 balon mereka menyatakan siap memenuhi semua persyaratannya. Sementara balon indenpenden harus memenuhi syarat yakni menyerahkan minimal 2.132.470 dukungan berupa salinan e-KTP. Namun, tak satu pun dari kalangan independen di Riau bisa memenuhi persyaratan. <\/p>\r\n\r\n

"Dipastikan calon indenpenden di pilgub Riau 2018 belum terlihat, mereka yang membuktikan dukungan warga berupa 2,1 juta salinan KTP-elektronik. Hanya, sudah punya dukungan KTP 2 juta, 2,1 juta, 2,5 juta. Tapi tidak ada satupun yang membuktikan," ujar Nurhamin kepada wartawan, baru-baru ini.<\/p>\r\n\r\n

KPU Riau sudah menyiapkan 300 petugas yang akan memverifikasi berkas dukungan paslon nonpartai. <\/p>\r\n\r\n

"Kalau ada, kita sudah siapkan tim verifikator 300 orang. Tapi karena enggak ada, Pilgub Riau  2018 dipastikan tidak ada calon perseorangan (independen)," katanya.<\/p>\r\n\r\n

Nurhamin mengatakan, persyaratan untuk maju sebagai paslon perorangan, yakni 2,1 juta berkas KTP ini, memang tidak mudah. Dia menambahkan, jumlah itu juga lebih banyak dibandingkan pada Pilgub Riau 2013, yaitu syarat dukungan berupa 1,4 juta berkas KTP.<\/p>\r\n\r\n

Anggaran Pilgub 2018 sekitar mencapai Rp324 miliar pun tentu digunakan untuk berbagai kebutuhan anggaran pasangan calon dari partai. Terkait alokasi anggaran untuk verifikasi paslon perseorangan tidak terpakai. Pihaknya akan mengalokasikan untuk kegiatan lainnya seperti sosialisasi, serta bimbingan dan teknis petugas. "Nanti akan ada revisi," katanya. <\/p>\r\n\r\n

Pilgub Riau yang mengikutkan di 12 kabupaten\/kota di Riau kali ini dapat dipastikan akan banyak diikuti paslon dari partai. Berdasarkan pantauan KPU, pilkada di 12 daerah akan diikuti paslon dari partai. <\/p>\r\n\r\n

"Sekarang ada empat (paslon partai) yang menonjol. Di Kabupaten Siak satu, Pelalawan satu, Pekanbaru satu, dan dari DKI Jakarta satu," katanya.(Z\/***)<\/strong><\/p>\r\n","photo":"\/images\/news\/yyeq0nz7gy\/1-nurhaminok.jpg","caption":"Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau DR Nurhamin SPt MH"}]



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar