Kementerian BUMN Pacu Digitalisasi PTPN
Menanggapi hal itu, Pahala pun meminta kepada Manajemen PTPN untuk mendorong munculnya inovator muda seperti Angga, dan jika memungkinkan serta layak hasil inovasi mereka diterapkan di seluruh lingkungan PTPN.
"Saya mendapat informasi, selain dapat terintegrasi dengan manajemen informasi, millena ini biaya pembangunannya jauh lebih kecil dibandingkan tools serupa di pasaran. Saya minta anak-anak muda seperti ini terus didorong, ini sudah masanya. Dan kita seharusnya tidak cuma juara di nasional, tetapi juga di internasional," harapnya.
Lebih lanjut, Pahala mengatakan dalam beberapa tahun terakhir, untuk PTPN Grup dan PTPN V sendiri, telah memperlihatkan kinerja mumpuni. Hingga September 2021, Holding Perkebunan telah membukukan laba unaudit Rp3,1 triliun dan PTPN V berkontribusi Rp900 miliar.
Menurut Pahala, pencapaian tersebut bukan hanya akibat dorongan peningkatan harga komoditas "emas hijau" sawit, namun diakuinya dipengaruhi pula oleh program transformasi dan semangat digitalisasi di tubuh perusahaan.
"Saya apresiasi PTPN grup dan juga PTPN V, saya tahu looping pencapaiannya besar sekali jika dibandingkan tahun sebelumnya. Transformasi digitalisasi tentunya memberi pengaruh besar pada efektifitas dan efisiensi menuju kinera mumpuni," katanya.
Tulis Komentar