Pariwisata Riau Perlu Belajar dari Kemajuan Wisata Religi Wali Songo
Sapta Pesona ketiga, yakni kebersihan dijaga dengan baik mulai dari tempat kedatangan di terminal bus pariwisata, toilet umum, sampai ke lokasi wisata cukup cap jempol dibanding di Riau.
Keempat, Kesejukan lokasi wisata baik sekali dijaga dirawat kondisinya dengan penataan landscape wilayah desa dengan konsep yang apik menerapkan rural landscape design.
Berbeda dengan di Riau, tak usah jauh-jauh. Di dalam jantung Kota Pekanbaru saja panas terik menyiksa pejalan kaki bila berjalan di kawasan pedestrian pusat kota, karena minim ditanam pohon pelindung yang ditata secara pungsional, indah, dan berguna. Pemilihan pohon pelindung dan teknis penanaman juga perlu dipertanyakan.
Pesona kelima, yakni Keindahan di objek wisata di lokasi di Pulau Jawa ini cukup memesona. Salah satunya adalah arsitektur bangunan peninggalan Wali Songo itu sendiri dipadu dengan tatanan lingkungan yang asri dan aestetik. Seperti arsitektur kawasan Makam Sunan Kudus perpaduan arsitektur Tiongkok dan Jawa. Dulu Kiai Telingsing adalah The Ling Sing beliau ulama dari Tiongkok datang ke Pulau Jawa bersama Laksamana Jenderal Cheng Ho yang beragama Islam datang ke Jawa menjalin persahabatan dan menyebarkan Islam melalui perdagangan.

Mangga Gedong yang enak dan gurih salah satu oleh-oleh kenangan khas dari Pasar Kanoman Cirebon Jawa Barat.
Tulis Komentar