PRAKTIK LANGSUNG DI LADANG

Petani Karo Dilatih Budidaya Kopi

Di Baca : 14940 Kali

[{"body":"

Kabanjahe, Detak Indonesia<\/strong>--Kelompok Tani Kopi Bunga Ncole Desa Talimbaru Kecamatan Barusjahe Kabupaten Karo sangat bersemangat dalam mengikuti pelatihan budidaya kopi yang langsung dipaparkan oleh konsultan kopi dari PT Agro Kopi Karo. <\/p>\r\n\r\n

Terlihat puluhan anggota Kelompok Tani Kopi Bunga Ncole sangat serius dan antusias selama mengikuti pembelajaran budi daya kopi. <\/p>\r\n\r\n

Acara pelatihan dilakukan di Jambur Desa Talimbaru Kamis (8\/2\/2018) pukul 10.00 WIB didampingi Kepala Desa, Kaur Umum dan PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) dari Dinas Pertanian Kabupaten Karo.  Setelah anggota kelompok menerima pemaparan dari konsultan, setelah usai pemaparan dilanjut makan siang, sekitar pukul 13.00 WIB anggota kelompok langsung ke lapangan bersama Kepala Desa dan PPL menuju ladang kopi beberapa masyarakat untuk melakukan praktik langsung cara pemangkasan,  pemupukan, cara penanaman, serta mengetahui betapa pentingnya bibit yang baik untuk tanaman kopi ke depannya. <\/p>\r\n\r\n

Ketua Kelompok Tani Kopi Bunga Ncole Filter Viktor Tarigan yang terlihat begitu semangat dalam mengikuti pelatihan serta mengarahkan anggotanya mengatakan rasa terima kasih kepada Pak zaini Wen,  peserta jadi tahu dan selama ini benar-benar belum paham cara yang baik dan benar untuk tanaman kopi ini. Setelah itu peserta langsung praktik cara pemangkasan,  pembibitan serta pemupukan yang sudah diajarkan tadi agar tidak lupa.<\/p>\r\n\r\n

Kepala Desa Talimbaru Ferianto Tarigan yang langsung ikut turun ke lapangan mengatakan bahwa di sini sudah 70 persen masyarakat sebagai petani kopi.<\/p>\r\n\r\n

"Maka saya merasa pelatihan yang dilakukan oleh kelompok kopi desa ini saya sangat mendukung, karena saya juga punya lahan kopi dan saya rasa tanaman kopi sangat cocok buat saya pribadi, karena perawatan yang ringan baik juga pemupukan namun hasilnya berkesinambungan walau tidak sekaligus bisa dirasakan. Beda dengan tanaman jeruk yang dulunya di sini rata-rata penanam jeruk," katanya. <\/p>\r\n\r\n

 <\/p>\r\n","photo":"\/images\/news\/lxintukseo\/8-petani-kopi.ok.jpg","caption":"Kepala Desa Talimbaru, Ketua Kelompok Tani Kopi, PPL dari Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Zaini Wen konsultan kopi PT Agro Kopi Karo foto bersama anggota kelompok tani di salah satu ladang percontohan, ladang keluarga Nolo Ginting.(pmg\/Detak Indonesia.co.id)\u00a0\r\n"},{"body":"

Di tambahnya lagi,  pihak desa sudah memprogramkan agar 2018 ini ada program untuk meningkatkan ekonomi melalui pertanian itu yang sedang dikaji. <\/p>\r\n\r\n

"Mungkin dengan pelatihan-pelatihan seperti ini,  karena buat saya pribadi ini sangat bermanfaat, namun begitu harapan saya agar pemerintah Kabupaten Karo memperhatikan serta mendukung para petani," ujarnya. <\/p>\r\n\r\n

Di samping itu PPL dari Dinas Pertanian Laksmi br Simarmata yang juga ikut ke lapangan mengingatkan agar masyarakat terus melalukan serta menerapkan ilmu yang sudah didapat. Ilmu itu sangat mahal jadi jangan hilang dengan sia-sia.<\/p>\r\n\r\n

"Saya harapkan agar petani bisa mandiri serta gigih dan memahami maunya tanaman yang ditanam karena rata-rata penghasilan kita di sini sebagian besar dari hasil tani," paparnya. <\/p>\r\n\r\n

Zaini Wen konsultan Budi daya kopi dari PT Agro Kopi Karo mengatakan inilah satu-satunya lahan kelompok tani Desa Talimbaru telah memiliki tanaman pelindung yang dijumpai selama memberi materi kopi di Tanah Karo ini yaitu ladang kopi milik salah satu petani kopi yakni keluarga Nolo Ginting (37). Cara budi dayanya sudah benar dan ini sudah bisa ditiru beliau sudah menggunakan pelindung kopi.<\/p>\r\n\r\n

Jenis tanaman pelindung kopi yang digunakan yaitu pohon Lamtoro, dan di sini petani lainnya bisa melihat fakta lapangan bahwa kopi sangat butuh naungan untuk menjadikan buah kopi bisa berbuah secara sempurna seperti yang sering diiampaikan ke para petani. <\/p>\r\n\r\n

Dijelaskan Zaini lagi petani selama mengikuti materi dan langsung peraktik di lapangan sangat semangat tanpa mengenal lelah dan tetap serius di sini telah terlihat bahwa niat untuk merubah kesadaran untuk bercocok tanam kopi sudah tinggi, dan pihak PT Agro Kopi Karo siap untuk membagi ilmu yang dimiliki.(pmg) <\/strong><\/p>\r\n","photo":"\/images\/default-photo.jpg","caption":""}]







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar