PEDULI SISWA

Mahasiswa FKMTSI Sumut Bantu Korban Sinabung

Di Baca : 2632 Kali

[{"body":"

 <\/p>\r\n\r\n

Kabanjahe,  Detak Indonesia<\/strong>-- Forum Mahasiswa Teknik Sipil Indonesia wilayah Sumatera Utara turun langsung ke Desa Payung Kecamatan Payung Kabupaten Karo Sumut yang merupakan salah satu desa yang terkena dampak letusan gunung api Sinabung untuk memberikan bantuan berupa beras dan alat tulis seperti buku,  pena, penggaris kepada warga desa,  serta kerja bakti membersihkan lahan juga jambur desa selama dua hari yaitu pada tanggal 25\/26 Februari 2018. Kepala desa dan warga menyambut baik atas kedatangan mahasiswa tersebut. 
\r\n
\r\nJonson Pandia selaku Karang Taruna yang mendampingi kegiatan sosial mahasiswa tersebut mewakili Kepala Desa Payung mengatakan rasa terima kasihnya kepada para mahasiswa yang sudah mau datang mengunjungi desanya yang terkena dampak letusan Gunung Sinabung. 
\r\n
\r\nKoordinator FKMTSI Septianda Pahlefi Purba menuturkan semoga yang dilakukan bisa mengurangi beban warga ini karena setelah dilihat tadi situasi desa memang debu masih ada menempel di perladangan dan di rumah rumah warga.
\r\n
\r\n
\r\n <\/p>\r\n","photo":"\/images\/news\/v4vsqb7q8u\/1519649280-picsay.jpg","caption":"Puluhan mahasiswa FKMTSI Sumut membagikan ATK dan memberi hiburan kepada ratusan anak di Desa Payung Kecamatan Payung Kabupaten Karo Senin (26\/2\/2018). (pmg\/Detak\u00a0Indonesia.co.id)"},{"body":"

"Kami sempat membersihkan sebagian lahan warga dari debu juga membersihkan rumput di tanaman mereka. Setelah itu kami kumpulkan anak sekolah sekitar 300 orang memberi penghiburan berupa games lalu membagikan ATK satu paket per siswa yaitu buku tulis, buku gambar,  pena,  penghapus,  penggaris dan ada 10 karung beras isi 30 kg per karung kepada warga," kata  Septianda.
\r\n     
\r\nSambung Pahlefi,  tapi pada saat timnya tadi tinjau ke sekolah SD dan SMP Negeri Desa Ino untuk mendata anak,  bangunan sekolahnya sudah tidak layak untuk belajar,  bangunanya itu sudah lapuk sekali maka pihaknya berharap melalui media ini bisa di sampai kan ke pihak pemerintah Kabupaten Karo agar dibenahi lah, supaya proses belajar mereka lebih efektif.
\r\n
\r\nHani br Surbakti (10) salah satu siswa kelas lima SD Desa Payung, mengatakan senang dikasih buku penggaris,  pulpen,cat, dia tadi juga ajari soal - soal sekolah,  permainan - permainan juga.
\r\n
\r\n"Kata abang dan kakak itu supaya jangan trauma terhadap letusan gunung serta bisa lebih semangat belajar," katanya saat diwawancara. 
\r\n
\r\nSalah satu warga menceritakan pasca letusan Gunung Sinabung beberapa waktu lalu bahwa desa ini gelap gulita sekitar dua jam,  karena tertutup abu Vulkanik,  padahal hari masih pagi, semua masyarakat berlarian panik berusaha menyelamatkan diri ketakutan dan menjerit.(pmg) <\/strong>
\r\n
\r\n <\/p>\r\n","photo":"\/images\/default-photo.jpg","caption":""}]



[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar