Enam Payung Elektrik di Masjid Agung An Nur Pekanbaru Akan Difungsikan Lagi
Carut marut proyek payung elektrik ini juga memicu beragam reaksi dari berbagai kalangan. Ada yang membentangkan spanduk dugaan korupsi hingga ungkapan kekecewaan ke SF Hariyanto yang kala itu menjabat Sekda Provinsi Riau.
Saat itu, SF Hariyanto menyebut proyek payung elektrik tersebut sudah bermasalah sejak awal. Selain proses tender, tenaga ahli yang digunakan diduga palsu.
Selain itu juga ada isu dugaan keterlibatan putra mantan Gubernur Riau Syamsuar, Muhammad Andri. Andri disebut-sebut menerima suap Rp2,5 miliar dalam proyek enam unit payung elektrik Masjid Annur ini.
Beda dengan Payung Elektrik di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.


Payung elektrik di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.
Payung elektrik di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh jauh beda dengan Payung Elektrik di Masjid Agung An Nur Pekanbaru. Kalau konstruksi kerangka besi payung elektrik di Masjid Agung An Nur Pekanbaru besinya pipih dan agak tipis, sedang di Baiturrahman besinya tebal dan bulat kuat. Demikian juga di Pekanbaru payung membrane nya tipis, sedang yang di Banda Aceh ini payung membrane-nya tebal.(*/azf)
Tulis Komentar