PHR Terus Berinovasi dan Memperkuat Kemandirian Energi Nasional Lewat Pengeboran Sumur Eksplorasi MNK Kelok
“Tajak sumur MNK Kelok berlangsung sekitar 3 bulan berjalan dan sudah berhasil diselesaikan dengan andal dan selamat. Ke depannya akan dilakukan berbagai tes di Kelok dan Gulamo untuk memahami kemampuan produksi sumur. Target penyelesaian tajak MNK saat ini adalah dua sumur yakni Gulamo dan Kelok,” ungkapnya.
Di sisi lain, Migas Non Konvensional saat ini tengah menjadi perhatian industri Migas dunia sebagai bagian penting dari obyek kegiatan eksplorasi dan produksi karena potensinya yang sangat besar. Keunikan karakter reservoir MNK Rokan, masifnya tipikal operasi proyek pengembangan sumber daya MNK, serta perlu terbangunnya satu ekosistem pendukung kegiatan dan bisnis MNK merupakan suatu tantangan sekaligus peluang bagi upaya PHR meningkatkan produksi jangka menengah-panjang dalam berkontribusi menjaga ketahanan energi.
TENTANG PHR WK ROKAN
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018.
Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041.
Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan. (*/di)
Tulis Komentar