Inovasi TNI Buat PLTA Mini di Mapenduma Hasilkan Papua Terang Disambut Gembira Warga
Selama ini, para warga hanya mengandalkan Solar Cell sebagai sumber tenaga listrik di rumahnya masing-masing. Namun demikian, kontur geografis Mapenduma yang berada di daerah pegunungan dengan kondisi cuaca yang hampir selalu berkabut, telah mengakibatkan keberadaan Solar Cell tidak maksimal untuk mendukung penerangan rumah warga. Merespon kondisi tersebut, maka Letda Dimas bersama Praka Etla berusaha membuat sumber tenaga listrik baru di daerah Mapenduma dengan memanfaatkan eksistensi sumber air yang posisinya masih di wilayah Kampung Mapenduma.
Sejak proses perencanaan dan persiapan dilakukan, kedua Prajurit TNI ini sepakat untuk membuat sebuah kincir air dengan menggunakan bahan material dan alat kelistrikan yang mudah didapatkan di wilayah setempat. Selanjutnya, didapatkan beberapa material sederhana seperti kayu, paku dan pipa paralon, serta beberapa alat kelistrikan berupa Generator BLDC (Brushless DC motor), Accu, Inverter, Kabel dan pengontrol daya MPTT (Maximum Power Point Tracking). Pasca project inovatif kincir air sebagai PLTA selesai, maka para warga Kampung Mapenduma sangat gembira menyambutnya. Bahkan seorang Tokoh Masyarakat atas nama Bapak Markus Gwijangge mengucapkan, “Kami senang TNI hadir berikan solusi terhadap masalah rakyat. Tuhan memberkati TNI“.
“Inovasi Satgas Yonif 432 Kostrad membuat PLTA di Kampung Mapenduma telah memberikan solusi kreatif yang diharapkan dapat mendukung upaya percepatan pembangunan di wilayah Papua,” ungkap Panglima KOOPS TNI, Brigjen TNI Lucky Avianto, pasca menerima laporan pelaksanaan kegiatan. (*/di)
Tulis Komentar