petani sawit masih kerap terjebak keberadaan bibit sawit palsu

PTPN IV PalmCo Targetkan 2,1 Juta Bibit Unggul Diserap Petani hingga 2024, Begini Strateginya

Di Baca : 1564 Kali
Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa menanam bibit sawit unggul bersertifikat dalam kegiatan panen perdana program peremajaan sawit rakyat belum lama ini. Jatmiko menekankan bahwa meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani melalui program PSR maupun penyediaan bibit sawit unggul bersertifikat merupakan wujud untuk terus tumbuh dan berkembang bersama petani. (Dok. Humas PTPN IV Regional III)
 

“Kita mentargetkan 2,1 juta bibit unggul bersertifikat dapat dibeli oleh petani, termasuk petani non plasma,” jelas Jatmiko.

Ke depan, Jatmiko yang kini fokus melakukan percepatan peningkatan kinerja seluruh lahan kelapa sawit yang dimiliki oleh PTPN Group menjelaskan program penyediaan bibit sawit unggul akan diperluas di berbagai provinsi di Indonesia, mulai dari Sumatera hingga Kalimantan.

"Niat dan mimpi kami hanya satu, bagaimana petani mendapatkan hasil produksi sawit mereka secara maksimal sehingga disparitas antara petani dan korporasi yang cukup tinggi saat ini bisa dipangkas, dan langkah pertama yang harus dibenahi ada pada penyediaan bibit unggul," ujarnya.

Memang data survey Pusat Penelitian Sawit menunjukkan jika para petani sawit masih kerap terjebak dengan keberadaan bibit sawit palsu. Ada sejumlah alasan yang membuat mereka terjebak, di antaranya 37 persen menjadi korban penipuan, 14 persen tergiur harga murah, 20 persen tidak mengetahui cara membeli benih yang legal.

Di samping itu, ada 12 persen di antara petani terjebak penggunaan bibit palsu karena rumitnya persyaratan yang harus dipenuhi, 10 persen tidak mengetahui lokasi pembelian benih legal, serta 4 persen petani menyatakan akibat jarak tempuh dari lahan sawit ke produsen benih legal yang cukup jauh.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa saat memberikan arahan dalam percepatan program peremajaan sawit rakyat (PSR) belum lama ini. Jatmiko menekankan bahwa tumbuh dan berkembang bersama petani merupakan semangat perusahaan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani melalui program PSR maupun penyediaan bibit sawit unggul bersertifikat.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar