petani sawit masih kerap terjebak keberadaan bibit sawit palsu

PTPN IV PalmCo Targetkan 2,1 Juta Bibit Unggul Diserap Petani hingga 2024, Begini Strateginya

Di Baca : 1565 Kali
Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa menanam bibit sawit unggul bersertifikat dalam kegiatan panen perdana program peremajaan sawit rakyat belum lama ini. Jatmiko menekankan bahwa meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani melalui program PSR maupun penyediaan bibit sawit unggul bersertifikat merupakan wujud untuk terus tumbuh dan berkembang bersama petani. (Dok. Humas PTPN IV Regional III)
 

Ia menegaskanbahwa langkah penyediaan bibit sawit unggul itu sendiri merupakan jawaban atas keberadaan bibit sawit palsu di pasaran.

PTPN IV sendiri mengusahakan beragam jenis bibit sawit varietas unggul dengan rata-rata produktivitas tandan buah segar di atas 30 ton per hektare per tahun.

“Kita selalu ingin membantu para petani. Kita siapkan varietas unggul seperti PPKS 50, PPKS 50 NG, dan sebagainya yang memiliki waktu panen lebih cepat dan kadar minyak yang tinggi sehingga produktivitas petani sawit meningkat,” kata Irwan.

Namun menurutnya kendala yang acap terjadi ada pada ketersediaan kecambah dimana pasokan dari penyedia kecambah tidak seringkali tidak sesuai dengan kebutuhan petani.

“Kita fokus juga soal kecambah ini. Bersama kita akan mencari solusi agar jaminan ketersediaan kecambah bisa kita dapatkan dan penyediaan bibit sawit unggul untuk rakyat bisa kita tingkatkan,” harap Irwan. (tim)







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar