Berhasil Tingkatkan Produktivitas Kebun Kopi Arabika Tertua ke 3 di Bumi

Palmco Bawa Java Coffee Kembali Mendunia

Di Baca : 1676 Kali
Direktur Utama Holding Perkebunan PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani (kiri) bersama Dirut PalmCo Jatmiko Santosa saat di kebun kopi JCE, Bondowoso Jawa Timur. Sampai September 2024, JCE telah memproduksi 821 ton kopi arabika dan 32 persennya diserap pasar manca negara mulai dari Amerika hingga Eropa. (Dok. Humas PTPN IV Regional III)
 

Terkini, pada awal Oktober kemarin, kebun PalmCo berhasil mengapalkan 37,2 ton produk Kopi unggulan Arabika Speciality dengan tujuan Amerika Serikat.

Di negeri Paman Sam tersebut, Daarnhouwer Coffee, perusahaan yang berpusat di Amsterdam dan berpengalaman 100 tahun dalam bisnis Kopi membeli 18 ton Arabika Specialty. Sementara Inter American menyedot dengan volume sedikit lebih besar yakni 19,2 ton.

“Produksi JCE telah menembus pasar ekspor Walker Trading USA, Intern American USA, hingga Harvest East Inggris dan lainnya. Secara keseluruhan sejak KSO berjalan, 82 persen Kopi kebanggaan Indonesia yang melegenda ini telah diserap oleh pasar dunia," sebut Jatmiko.

Jatmiko menjelaskan bahwa seluruh capaian itu tidak lepas dari dedikasi, kerja keras, dan komitmen dari setiap individu guna mendukung penuh transformasi JCE untuk mengembalikan legenda kopi jawa di kancah internasional.

"Apa yang telah kita lakukan di sini akan kita jadikan role model. Kita akan tularkan best practices ini ke para petani kopi di Indonesia. Sehingga nantinya tidak hanya JCE dan PTPN saja sejahtera, tapi seluruh petani kopi Indonesia akan merasakan nikmatnya dari hasil bertani kopi ini," tukas Jatmiko.

"Sekali lagi, kepercayaan dari pemegang saham untuk mengembalikan legenda Java Coffee dalam upaya memenuhi permintaan kopi dunia ini akan benar-benar kita optimalkan. Kita akan terus istiqomah mengawalnya," demikian Jatmiko. (tim)

 







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar