Mengingat Indonesia sebagai poros maritim dan konektivitas

Gekrafs Bengkalis Optimis Jembatan Bengkalis-Sumatera Masuk Agenda Proyek Strategis Nasional

Di Baca : 1101 Kali
Ketua Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Bengkalis, Riau, Erik Maunanta ME. (TA Devonny/Detak Indonesia.co.id)
 

Seperti apa yang pernah disampaikan berkali-kali oleh Presiden terpilih Bapak Jenderal TNI (Purn.) H Prabowo Subianto Djojohadikusumo, bahwa beliau akan melanjutkan program pada pemerintahan sebelumnya. Baik untuk kepentingan pertahanan negara maupun pemerataan ekonomi agar tidak ada lagi rakyat yang miskin dan daerah yang tertinggal di Indonesia.

Terkait dengan PKSN, hal ini sangat beralasan kenapa Kabupaten Bengkalis ditetapkan sebagai salah satu titik sebagai Pusat Kegiatan Startegis Nasional, tentu mempertimbangkan letak geografis Kabupaten Bengkalis yang berhadapan langsung dengan negara tetangga Malaysia (Selat Malaka).

Pertimbangan strategis antara lain karena, pertama Kabupaten Bengkalis sebagai pusat pelayanan kepabeanan, imigrasi, karantina, dan keamanan ; kedua pusat pertahanan dan keamanan negara ; ketiga pusat Pemerintahan ; keempat pusat perdagangan dan jasa di jalur Selat Malaka ; kelima pusat industri pengolahan dan industri jasa holtikultura dan perkebunan ; keenam pusat pelayanan transportasi laut.

Dalam rangka mewujudkan pertahanan negara yang efektif dan efisien, serta pemerataan dan pertumbuhan ekonomi yang pesat tentunya memerlukan infrastuktur yang baik, cepat tanpa hambatan sedikitpun. Untuk itu kami (Gekrafs Bengkalis) sangat berharap, optimis dan yakin bahwa usulan pembangunan jembatan sebagai penghubung antar Pulau Bengkalis - Pulau Sumatera akan menjadi prioritas dalam penyusunan Proyek Strategis Nasional (PSN) nantinya, Insyaa Allah, mengingat Daerah ini berbatasan langsung dengan negara tetangga (Malaysia/Selat Malaka) tentunya sangat memerlukan infrastruktur yang baik dan cepat untuk beberapa alasan penting. Antara lain terkait keamanan dan pengawasan perbatasan, peningkatan ekonomi lokal dan perdagangan, kemudahan mobilitas dan akses layanan dasar, pengembangan wilayah dan mengurangi ketimpangan, pariwisata dan hubungan budaya serta pengembangan pendidikan lintas nasional dan lintas kenegaraan.

Secara keseluruhan, infrastruktur yang baik dan cepat di daerah perbatasan tidak hanya memperkuat kedaulatan dan keamanan negara, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan stabilitas regional. Mudah-mudahan harapan dan impian masyarakat Kabupaten Bengkalis dapat terwujud dan terealisasi dengan baik melalui kebijakan dan perhatian Pemerintah Pusat dan Daerah. (devon)

 







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar