Forkopimda Kabupaten Bandung Tinjau Lokasi Banjir di Dayeuhkolot, Ini kata Dadang Supriatna
"Sebanyak 2.014 rumah yang terdampak, 12.250 kepala keluarga, 35.262 jiwa terdampak. Satu sarana kesehatan, 2 sarana ibadah dan 427 sarana pendidikan juga terdampak banjir. Satu orang tenggelam," jelas Uka Suska.
Menurutnya, berdasarkan pantauan di lapangan, bencana banjir dan longsor itu setelah turun hujan dengan intensitas deras di tiap-tiap kecamatan di Kabupaten Bandung sejak Kamis 21 November 2024.
"Akibatnya, debit aliran sungai Citarum meningkat dan meluas ke wilayah permukiman masyarakat dengan ketinggian muka air bervariasi antara 10-100 cm," tuturnya.
Dikatakan Uka Suska, pemerintah juga turut memfasilitasi sejumlah titik pengungsian. Di antaranya di Shelter Desa Dayeuhkolot, Taman Air Desa Bojongsoang, Kantor RW 01 Cibedug Hilir, Mesjid RW 13 Citeureup.
"Sampai hari Kamis sore, tercatat 88 KK (Kepala Keluarga), 224 jiwa, 16 lansia, 66 dewasa, 4 balita, 2 disabilitas, 13 anak-anak, selain ibu menyusui dan ibu hamil yang menempati di tempat-tempat pengungsian tersebut," ujarnya.
Tulis Komentar