Oleh-oleh sebagai buah tangan Diburu diborong wisatawan

Liburan Sudah Tiba, Sejumlah Objek Wisata di Kampar Mulai Dijejali Wisatawan

Di Baca : 7649 Kali
Air Terjun Nginio, Tepian Mahligai, wisatawan borong oleh-oleh di Kedai Mak Itam Kuok, rumah makan khas nasi Buluoh di lintas Kuok Rantau Berangin, Minggu (15/12/2024). (Aznil Fajri/Detak Indonesia.co.id)
 

Lokasi Air Terjun Nginio ini tidak jauh dari Kota Pekanbaru. Hanya sekitar 75 Km dari Pekanbaru sebelum naik ke Jembatan Rantau Berangin, wisatawan belok kiri menjajal jalan aspal yang tidak terlalu lebar. Memang naik mobil belum bisa sampai ke lokasi air terjunnya karena terputus sekitar 1 km. Lebih afdal naik sepeda motor bisa sampai ke lokasi Air Terjun Nginio yang sumber mata air jernihnya keluar dari bebukitan hutan Cagar Alam Bukit Bungkuk di Sekitar Rantau Berangin Kecamatan XIII Koto Kampar, Riau.

Ketersediaan aneka ragam makanan-minuman khas Kampar di lintas barat Pekanbaru-Kampar ini tak usah dirisaukan. Yang penting dompet anda harus berisi. Anda Wisatawan kepingin makan ikan khas Sungai Kampar seperti ikan baung, atau ikan lomak bisa singgah di Pasar Kampar ada kedai nasi Ampera Anas. Tapi harus agak cepat sampai di kedai Ampera ini karena siang hari ikan baung atau ikan lomak sudah habis.

Okelah tak ingin ikan baung atau ikan lomak. Ikan lainnya juga banyak tersedia. Meluncur ke arah Kota Bangkinang sebelum masuk Kota Bangkinang di Desa Batu Belah ada kedai nasi Ikan Sampodeh Tapa, atau ikan tapah yang enak dan nikmat sekali. Rata-rata satu porsi dengan nasinya dibandrol sekitar Rp25.000 hingga Rp30.000,-

Meluncur lagi lewat Pasar Kuok ada Rumah Makan Famili Saiyo khas Nasi Buluoh. Nasi ditaruh di dalam.bambu dibalut daun pisang, enak sekali ada lalap petai, sambal lado, ikan patin, baung, ikan lomak, dan lain-lain.

Ada gulai ikan baung, ikan lomak, ikan tapah, silakan wisatawan pilih makanan khas Kampar ini.

Sebelum pulang ke Pekanbaru ada oleh-oleh khas kue bolu ikan, bolu kemojo dan lain sebagainya di kedai Mak Itam dekat Kuok. Umumnya wisatawan sudah kenal sekali kedai Mak Itam ini sering bus pariwisata berhenti di sini menurunkan sekejab wisatawan untuk berbelanja oleh-oleh yang akan dibawa pulang.

Dengan menyisihkan waktu sehari atau dua hari untuk wisata, hilanglah stres dan kembali dengan penuh semangat untuk kerja hari selanjutnya. (azf)

 







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar