Kecamatan Dolat Rayat Laksanakan Inovasi Sumpah Beruang, Sulap Sampah Berubah Uang
Dolat Rakyat, Detak Indonesia--Kehidupan manusia tidak akan terlepas dari adanya sampah. Sampah yang dihasilkan dari rumah tangga, industri, sekolah dan pabrik berupa sampah organik dan sampah anorganik yang menjadi masalah akibat dari penumpukan sampah yang menimbulkan bau yang kurang sedap yang mengakibatkan pencemaran lingkungan yang bisa merusak kesehatan masyarakat.
Setiap manusia pasti menghasilkan sampah, tak terkecuali sampah makanan. Seiring bertambahnya penduduk dunia, sampah makanan pun meningkat sedangkan sebaliknya, ketersediaannya semakin terbatas. Kantong plastik, bungkus makanan dan minuman, pakaian bekas furniture rusak dan juga sisa makanan disebut juga sampah.
Kabupaten Karo menghasilkan 187 ton sampah setiap harinya dan akan semakin meningkat setiap tahunnya (BPS 2020). Sampah menyebabkan banyak pengaruh buruk pada lingkungan dan memiliki dampak buruk bagi kesehatan dan juga dikhawatirkan menurunkan citra berwisata ke Kabupaten Karo. Kecamatan Dolat Rayat adalah salah satu Kecamatan di Kabupaten Karo yang mempunyai 7 (tujuh) Desa dan merupakan pintu gerbang masuk menuju Kabupaten Karo.
Pada 2023 Camat Dolat Rayat, Junaidi P Sembiring SSTP SSos MIKom melakukan sebuah terobosan Inovasi yang berjudul LISA (Lihat Sampah Angkat) sehingga terlihat Kecamatan Dolat Rayat menjadi bersih, indah dan lestari, namun masih ada permasalahan yang perlu dipecahkan, yaitu pengurangan jumlah sampah yang harus dibuang ke TPA. Adapun sampah-sampah yang selama ini dibuang belum melalui tahapan pemilahan dari rumah.
Sampah yang benar benar tidak dapat dijual dan diolah lebih lanjut dibuang ke TPA. Seperti diketahui sampah botol plastik dan kertas masih dapat dijual untuk menghasilkan uang, sampah makanan dapat digunakan menjadi makanan ternak sedangkan sampah organik lainnya dapat diolah menjadi pupuk kompos. Sampah di luar dari pada plastik, kertas makanan organik dan sampah organik lainnya merupakan sampah beracun adalah sampah yang akan dibuang ke TPA dan jumlahnya jauh lebih kecil setelah pemilahan.

Camat Dolat Rayat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Junaidi P Sembiring SSTP SSos MIKom gotong royong membersihkan sampah bersama masyarakat Dolat Rayat. (stm)
Tulis Komentar