Suharyanto : Pemadaman Karhutla melalui Modifikasi Cuaca dan Water Boombing Lebih Efektif

Kepala BNPB Pusat didampingi Bupati Rohul Anton Tinjau Karhutla di Cipogas

Di Baca : 1092 Kali
Kepala BNPB Pusat didampingi Bupati Rohul Anton tinjau Karhutla di Cipogas Kabupaten Rokanhulu, Riau, Kamis (24/7/2025). (Dok. Diskominfo Rohul)
 

Suharyanto melanjutkan seharusnya kondisi seperti ini yang paling pertama dilakukan adalah mengupayakan disiram lewat langit melalui hujan, dimana saat ini BNPB sudah mempunyai teknologi modifikasi cuaca untuk mendatangkan hujan, dan dalam beberapa hari kedepan dirinya akan memerintahkan posko di Riau untuk mendatangkan hujan di Rokan Hulu.

"Kondisi saat ini hanya bisa lebih efektif di lakukan pemadaman dari udara, lewat langit melalui hujan, beberapa hari terakhir di Riau sudah turun hujan namun mungkin belum terpusat di Rokan Hulu, dan saya sudah memerintahkan posko kita untuk menurunkan hujan di Rokan hulu melalui teknologi terbaru modifikasi cuaca, karena berdasarkan informasi dari Bupati dan masyarakat lebih kurang selama dua bulan terakhir hujan belum turun," ungkapnya.

Cara kedua yang bisa dilakukan yakni melakukan pemadaman di titik api menggunakan water boombing menggunakan helikopter, saat ini masih satu heli yang beroperasi dan itu kurang efektif seharusnya menggunakan dua atau tiga helikopter, dirinya menyebutkan BNPB telah mendatangkan lima hingga enam helikopter water boombing di Riau dan dalam beberapa hari kedepan sudah bisa dioperasikan di Rokan Hulu.

"Cara kedua memadamkan api dengan Water Boombing namun satu baru operasi, itu kurang jadi siang ini dipastikan ada dua, paling tidak kami mendatangkan lima sampai enam di Riau, mudah-mudahan dalam waktu 1-2 hari sudah lengkap," jelasnya.

Kepala BNPB menerangkan kondisi kabut asap di Riau sudah lebih baik dan tidak sepekat seperti beberapa hari yang lalu, ini menunjukkan upaya seluruh Kementerian, lembaga pemerintah pusat pemerintah daerah dan masyarakat, mulai dari  pencegahan pemadaman penegakan hukum sudah ada hasilnya walaupun belum tuntas masih harus terus dipelihara dan ditingkatkan.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar